Uji efek antipiretik fraksi n-butanol ekstrak etanol batang brotowali (Tinospora crispa (L.) Mier) pada tikus putih

Burhan, Hesty Trisnianti (2012) Uji efek antipiretik fraksi n-butanol ekstrak etanol batang brotowali (Tinospora crispa (L.) Mier) pada tikus putih. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (95kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (565kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (392kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (109kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai uji efek antipiretik fraksi n-butanol ekstrak etanol batang brotowali (Tinospora crispa (L.) Miers) pada tikus putih. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek antipiretik fraksi tersebut dengan menggunakan pepton sebagai induktor sehingga terjadi demam pada tikus putih dan untuk pengukuran demamnya menggunakan termometer rektum digital. Dalam penelitian ini dibuat fraksi n-butanol ekstrak etanol batang brotowali dengan pemberian dosis berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Higashino (1992). Pada penelitian ini digunakan tikus putih jantan (Rattus norvegicus) galur Wistar sebanyak 25 ekor yang dibagi dalam 5 kelompok (kelompok kontrol negatif, 3 kelompok perlakuan, dan kelompok pembanding). Setiap hewan didemamkan terlebih dahulu dengan penyuntikan pepton 5% (b/v) secara subkutan. Kelompok kontrol negatif diberikan PGA 3% tanpa bahan aktif secara oral, tiga kelompok diberi fraksi n-butanol ekstrak etanol batang brotowali dengan dosis 2,5; 5; dan 10 mg/kg BB secara oral, dan kelompok terakhir sebagai pembanding diberi parasetamol dengan dosis 45 mg/kgBB. Setiap hewan coba diukur suhu rektalnya setiap 30 menit selama 4 jam yang kemudian data tersebut diolah untuk dihitung persen penurunan suhu tubuh. Perhitungan statistik dilakukan dengan uji anava. Hasil yang didapat, disimpulkan bahwa fraksi n-butanol ekstrak etanol batang brotowali dosis 2,5; 5; dan 10 mg/kg BB memiliki efek antipiretik, dosis 2,5 mg/kg BB memiliki efek antipiretik sebesar 2,05%, dosis 5 mg/kg BB memiliki efek antipiretik sebesar 2,26%, serta efek yang paling besar ditunjukkan pada dosis 10 mg/kg BB yang hampir setara dengan efek antipiretik parasetamol yang memberikan rerata persen penurunan suhu tubuh sebesar 2,52%. Tidak ada hubungan yang linear antara peningkatan dosis dengan peningkatan efek antipiretiknya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Batang brotowali, Tinospora crispa (L.) miers, demam, fraksi n-butanol ekstrak etanol, tikus putih, antipiretik
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Thomas Aryanatan Lena
Date Deposited: 03 Mar 2016 03:40
Last Modified: 03 Mar 2016 03:40
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/6233

Actions (login required)

View Item View Item