Perencanaan perawatan mesin injection sol di PT. Young Jaya Perkasa

Sugeng, . (2007) Perencanaan perawatan mesin injection sol di PT. Young Jaya Perkasa. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (AB STRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (707kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (644kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
BAB 6.pdf

Download (393kB) | Preview
[img] Text (LAM[PIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

PT. Young Jaya Perkasa berlokasi di Sidoarjo, menghasilkan produk sepatu. Salah satu dari produknya adalah sepatu injection. Dalam proses pembuatan sepatu injection, perusahaan ini menggunakan mesin injection CWI-90BV dan 120-BV untuk penempelan bagian badan sepatu dengan bagian bawah sepatu. Sehingga mesin ini memiliki peranan paling kritis di dalam proses pembuatan sepatu injection dibandingkan dengan mesin-mesin yang lainnya. Oleh karena itu perlu untuk menjaga kelancaran proses pembentukan sepatu injection yang dilakukan di mesin injection CWI-90BV dan 120-BV. Jika mesin sering mengalami kerusakan, maka akan mengganggu jalannya proses produksi. Data yang digunakan adalah data masa lalu dari kerusakan mesin injection CWI-90BV dan 120-BV. Dari data tersebut akan dicari komponen-komponen yang memiliki total persentase kerusakan yang cukup tinggi. Dari data didapatkan bahwa komponen injection pressure, pump motor power, injection rate, dan pump output memiliki tingkat kerusakan yang cukup tinggi, sehingga perlu dicari interval perawatan yang paling tepat. Kemudian dicari distribusi dari waktu antar kerusakan menggunakan program Statfit Setelah distribusinya diketahui, maka akan dicari nilai Mean Time To Failure (MTTF), yang nantinya akan digunakan untuk menentukan interval perawatan preventive (tp) dengan menggunakan kriteria minimasi biaya perawatan. Semua perhitungan dilakukan dengan bantuan program Matchad. Dari hasil perhitungan, didapatkan bahwa biaya untuk melakukan perawatan perbaikan komponen (Cf) lebih tinggi dari pada biaya untuk melakukan perawatan pencegahan komponen (Cp). Sehingga dengan adanya interval perawatan preventive, diperoleh total biaya perawatan yang lebih rendah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Mesin injection CWI-90BV dan 120-BV, mean time to failure, interval perawatan preventive.
Subjects: Engineering
Engineering > Industrial Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Industrial Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 06 Sep 2016 04:31
Last Modified: 06 Sep 2016 04:31
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/6387

Actions (login required)

View Item View Item