Prarencana pabrik Pabrik tepung pektin dari kulit jeruk

Wisono, Operasi (2004) Prarencana pabrik Pabrik tepung pektin dari kulit jeruk. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (153kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (189kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (91kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (81kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (459kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (751kB)
[img] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (271kB)
[img] Text (BAB 8)
BAB 8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[img]
Preview
Text (BAB 9)
BAB 9.pdf

Download (134kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Pabrik tepung pektin ini direncanakan akan didirikan di Cikarang, Jawa Barat dengan luas tanah 15.750 m² dan luas bangunan 7061 m² . Pemilihan lokasi tersebut didasarkan dengan pertimbangan dekat dengan bahan baku. Bahan baku yang digunakan adalah kulit jeruk dan bahan penolongnya adalah asam sitrat 5% dan Etanol 96 %. Pabrik ini berkapasitas 29.000 ton/tahun dengan jumlah karyawan sebanyak 118 orang dan waktu operasi yang kontinyu 24 jam/hari, 330 hari/tahun. Uraian prosesnya secara singkat adalah sebagai berikut : Bahan baku berupa kulit jeruk yang telah dicuci, kemudian dihancurkan dalam rotary knife cutter menjadi potongan-potongan kecil. Lalu melakukan proses ekstraksi untuk mendapatkan pektin. Filtrat yang dihasilkan dimasukan ke dalam tangki pengendapan untuk penambahan etanol. Endapan yang terbentuk lalu dipisahkan dengan cetrifugal separator. Setelah dipisahkan, endapan dikeringkan, sedang cairannya di masukkan dalam distilator. Proses pengeringan endapan dilakukan dengan menggunakan rotary dryer dan selanjutnya untuk mendapatkan produk tepung pektin yang seragam, maka padatan pektin dihancurkan menggunakan ball mill lalu diayak memakai screen. Produk tepung pektin yang diperoleh berkadar air 12%, dengan ukuran 60 mesh dan ditampung dalam tangki penampung. Unit utilitas sebagai penunjang produksi menyediakan berbagai kebutuhan, yaitu listrik sebesar 1535,3832 kW, air = 688,6268 m³/hari, solar = 3957,3 L/tahun, LNG = 183,1024 kg/jam dan batubara = 7.713.953,355 kg/tahun. Analisa ekonomi dengan metode linier memperoleh modal tetap (FCI) Rp. 169.038.302.072,00, modal kerja (WCI) Rp. 1.535.329.195.596,00, biaya produksi total (TPC) Rp. 1.693.649.903.324,00, Biaya pengeluaran umum (GE) Rp. 130.910.212.605,00, titik impas (BEP) 9,32 %, hasil penjualan produk pertahun Rp. 2.300.000.000.000,00, laba kotor Rp. 606.350.096.676,00 laba bersih Rp. 394.166.312.839,00, ROR sebelum pajak 65,92 %, ROR sesudah pajak 42,85 %, POT sebelum pajak 2 tahun 9 bulan, POT sesudah pajak 4 tahun 2 bulan. Analisa ekonomi dengan metode Discaunted Cash Flow menetapkan masa kostruksi 2 tahun, investasi total Rp. l.796.403.342.543,00, laju pengembalian modal (ROR) sebelum pajak 27,61 %, ROR sesudah pajak 16,63 %, waktu pengembalian modal (POT) sebelum pajak 3 tabun 8 bulan, POT sesudah pajak 4 tahun 11 bulan, laju pengembalian modal sendiri (ROE) sebelum pajak 41,43 %, ROE sesudah pajak 27,57 % Break Even Point 9,65 %.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 12 Aug 2016 08:00
Last Modified: 12 Aug 2016 08:00
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/6418

Actions (login required)

View Item View Item