Prarencana pabrik Pabrik kitosan dari limbah udang

Leviana, Ruth and Wiharno, Robby (2004) Prarencana pabrik Pabrik kitosan dari limbah udang. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (264kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (280kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (130kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (235kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (909kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (645kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (728kB)
[img] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (288kB)
[img] Text (BAB 8)
BAB 8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (301kB)
[img]
Preview
Text (BAB 9)
BAB 9.pdf

Download (157kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor udang. Limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan udang berkisar 300%-75% dari berat udang. Saat ini di Indonesia, sebagian kecil dari limbah udang sudah termanfaatkan dalam hal pembuatan kerupuk, petis, terasi dan bahan pencampur pakan ternak. Di negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang, limbah udang telah dimanfaatkan di dalam industri sebagai bahan dasar pembuatan kitin dan kitosan. Kitosan banyak digunakan di berbagai industri farmasi, biokimia, bioteknologi, biomedikal, pangan, kertas, tekstil, pertanian dan kesehatan. Berdasarkan uraian di atas, limbah udang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan kitosan dan produk kitosan ini direncanakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan sisanya diekspor. Proses pembuatan kitosan dari limbah udang yang dilakukan secara kimiawi melalui 4 tahap, dimulai dengan tahap persiapan bahan baku, tahap deproteinasi, tahap demineralisasi dan tahap deastilasi. Proses kimiawi ini lebih ekonomis daripada proses yang lain. Limbah yang dihasilkan dari proses ini berupa limbah cair dan tidak berbahaya karena telah diolah menggunakan activated sludge. Perencanaan pabrik kitosan ini adalah sebagai berikut: Kapasitas produksi kitosan: 500 ton/tahun Kemurnian: 81,75% Bahan baku utama : Limbah udang Kebutuhan bahan baku utama : 3018 kg/hari Utilitas: Air: 80,0976 m3/hari Listrik : 264,5175 kVa Bahan bakar : 28.470,1638 L/bulan Jumlah tenaga kerja : 122 orang Lokasi pabrik : Lebani Waras. Gresik. Jawa Timur Luas tanah : 9000 m2 Analisa ekonomi : Modal tetap (FCI) : Rp. 148.854.296.313,43 Modal kerja (WCI): Rp. 26.268.405.231,78 Biaya produksi total (TPC) : Rp. 175.122.701.545,21 Penjualan per tahun : Rp. 349.649.712.970,56 1 Metode linear Rate of Return sebelum pajak: 47,36 % Rate of Return sesudah pajak: 30,80 % Pay Out Time sebelum pajak: 1,4658 tahun Pay Out Time sesudah pajak: 2,0513 tahun Titik Impas (BEP) : 32,86 % 2Metode Discounted Cash Flow Rate of Return sebelum pengembalian pinjaman : 36,443 % Rate of Return sesudah pengembalian pinjaman : 33,513 % Rate of Equity sebelum pengembalian pinjaman : 55,67 % Rate of Equity sesudah pengembalian pinjaman : 51,52 % Pay Out Time sebelum pengembalian pinjaman : 2,73 tahun Pay Out Time sesudah pengembalian pinjaman : 2,92 tahun Titik Impas (BEP) : 34,81 %

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 12 Aug 2016 02:43
Last Modified: 12 Aug 2016 02:43
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/6435

Actions (login required)

View Item View Item