Tingkat kepuasan komunikasi studi deskriptif tingkat kepuasan komunikasi karyawan Lembaga penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia Stasiun Jawa Timur

Kristianti, Maria Fransisca Dewi (2015) Tingkat kepuasan komunikasi studi deskriptif tingkat kepuasan komunikasi karyawan Lembaga penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia Stasiun Jawa Timur. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (600kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (148kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (137kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (191kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (755kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
Bab 5.pdf

Download (187kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (276kB)

Abstract

Di dalam, setiap organisasi yang diisi oleh sumber daya manusia diperlukan komunikasi sebagai jembatan untuk mencapai tujuan organisasi. Tidak ada organisasi tanpa komunikasi, karena komunikasi merupakan bagian integral dari organisasi (Lubis, 2008, hal.53). Efektivitas organisasi terletak pada efektivitas komunikasi, sebab komunikasi itu penting untuk menghasilkan pemahaman yang sama antara pengirim informasi dengan penerima informasi pada semua level atau tingkatan dalam organisasi (Lubis, 2008, hal. 53). Selayaknya setiap organisasi harus memiliki lingkungan komunikasi yang baik untuk mendukung kepuasan komunikasi karyawan, tidak terkecuali bagi Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia Stasiun Jawa Timur. Berdasarkan obersevasi awal peneliti, ditemukan beberapa fenomena ketidak puasan komunikasi karyawan. Dalam downward communication, informasi mengenai kondisi perusahaan sangat minim, informasi dari atasan juga bersifat otoriter dan arahan kerja yang berbeda antara atasan yang satu dengan yang lain. Forum evaluasi yang selayaknya bisa menjadi jembatan diskusi dan komunikasi dua arah antara karyawan (baik atasan ke bawahan atau sebaliknya) belum dapat terwakili karena rapat rutin di TVRI stasiun Jawa Timur selama ini hanya diikuti oleh para pimpinan saja. Hal ini menunjukan adanya masalah komunikasi di upward communication. Di antara sesama karyawan di hirarki jabatan yang sama (diagonal communication), juga timbul keengganan untuk berdiskusi mengenai pekerjaan. Fenomena permasalahan kepuasan komunikasi di LPP TVRI Jawa Timur ini perlu digali lebih dalam. Penulis menggunakan delapan indikator kepuasan komunikasi menurut Down dan Hazen (dalam Pace dan Faules, 2001, hal. 163) yaitu (1) kepuasan akan informasi yang berkaitan dengan pekerjaan, (2) kepuasan akan kecukupan informasi, (3) kepuasan akan kemampuan untuk menyarankan perbaikan, (4) kepuasan akan efisiensi berbagai saluran komunikasi ke bawah, (5) kepuasan akan kualitas media, (6) kepuasan akan cara sejawat berkomunikasi, (7) kepuasan akan informasi tentang organisasi secara keseluruhan dan (8) kepuasan akan integrasi organisasi untuk diketahui tingkat kepuasan komunikasi Lembaga Penyiaran Publik TVRI stasiun Jawa Timur. Berdasarkan penelitian ini, tingkat kepuasan komunikasi karyawan Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia stasiun Jawa Timur adalah sedang. Hal tersebut tidak memenuhi harapan dari kepuasan komunikasi karyawan Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia stasiun Jawa Timur, dimana harapan mereka tinggi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kepuasan komunikasi, komunikasi organisasi, TVRI Jawa Timur
Subjects: Communication Science
Divisions: Faculty of Communication Science > Communication Science Study Program
Depositing User: EK Lengkonosari PN
Date Deposited: 17 Mar 2016 00:39
Last Modified: 17 Mar 2016 00:39
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/6474

Actions (login required)

View Item View Item