Identifikasi sildenafil sitrat dalam campuran Eurycomae Radix, Alii Sativi Bulbus, Retrofracti Fructus, Ekstrak Ginseng, dan Ekstrak Yohimbe secara kromatografi lapis tipis

Susilowati, Erni (2008) Identifikasi sildenafil sitrat dalam campuran Eurycomae Radix, Alii Sativi Bulbus, Retrofracti Fructus, Ekstrak Ginseng, dan Ekstrak Yohimbe secara kromatografi lapis tipis. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (465kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (85kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (644kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (195kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (774kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (94kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk identifikasi dan penetapan kadar sildenafil sitrat dalam campuran Eurycomae Radix, Alii Sativi Bulbus, Retrofracti Fructus, Ekstrak Ginseng, dan Ekstrak Yohimbe secara kromatografi lapis tipis (KLT). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode kromatografi lapis tipis untuk mengidentifikasi dan menetapkan kadar sildenafil sitrat dalam campuran jamu tersebut. Berdasarkan ketentuan dari Balai POM, sildenafil sitrat yang dicampurkan ke dalam jamu merupakan suatu bahan pencemar karena sildenafil sitrat merupakan suatu bahan kimia obat dan tidak diperbolehkan berada dalam jamu. Menurut USP XXIX (2006), penelitian ini termasuk kategori II, sehingga parameter yang perlu divalidasi adalah selektivitas, linieritas, akurasi, presisi, batas deteksi, dan batas kuantitasi. Metode yang digunakan adalah KLT-Densitometri dengan fase diam silika gel GF254 dan fase pengembang kloroform : amonia : metanol (70:5:2, v/v/v), dengan cairan pengekstraksi metanol. Panjang gelombang terpilih untuk pengamatan adalah 310 nm. Hasil uji linieritas menunjukkan ada korelasi yang linier antara luas noda dengan jumlah sildenafil sitrat dalam densitogram. Pada uji akurasi dan presisi, didapatkan persen perolehan kembali ± KV sildenafil sitrat dalam campuran jamu adalah 101,65 ± 2,00%. Batas deteksi (LOD) dan batas kuantitasi (LOQ) sildenafil sitrat berturut-turut adalah 0,02 dan 0,08% b b . Ketika metode ini diaplikasikan pada sampel jamu yang terbukti positif mengandung sildenafil sitrat, didapatkan bahwa kadar sildenafil sitrat yang ditambahkan ke dalam tiap kapsul jamu adalah 9,01% b b . Dengan demikian, metode kromatografi lapis tipis dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan menetapkan kadar sildenafil sitrat dalam campuran Eurycomae Radix, Alii Sativi Bulbus, Retrofracti Fructus, Ekstrak Ginseng, dan Ekstrak Yohimbe.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: identifikasi; kromatografi lapis tipis; penetapan kadar; sildenafil sitrat.
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Vincentius Widya Iswara
Date Deposited: 10 Dec 2014 07:06
Last Modified: 18 Dec 2014 08:24
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/654

Actions (login required)

View Item View Item