Pengaruh rasio teh hitam : daun meniran dan suhu pasteurisasi terhadap kadar fenol, flavonoid dan aktivitas antibakteri serta sifat organoleptik minuman fungsional teh meniran (Proposal Skripsi)

Santoso, Vanny (2011) Pengaruh rasio teh hitam : daun meniran dan suhu pasteurisasi terhadap kadar fenol, flavonoid dan aktivitas antibakteri serta sifat organoleptik minuman fungsional teh meniran (Proposal Skripsi). Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (542kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (143kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (280kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (111kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (193kB)
[img]
Preview
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf

Download (145kB) | Preview

Abstract

Teh hitam merupakan olahan daun teh yang paling banyak dikonsumsi oleh seluruh orang di dunia. Pada teh hitam terdapat kandungan senyawa fenol yang sebagian besar merupakan golongan flavonoid. Senyawa tersebut pada teh hitam bersifat sebagai antioksidan. Adanya suhu di atas 100oC akan mendegradasi senyawa polifenol menghasilkan senyawa fenol. Tanaman meniran (Phyllanthus niruri Linn.) merupakan tanaman liar yang memiliki senyawa aktif sebagai antioksidan, yaitu khususnya fenol dan turunannya flavonoid dan antibakteri yaitu flavonoid, tannin, saponin dan terpenoid. Telah terdapat beberapa penelitian yang membuktikan adanya kandungan antioksidan dan efek antibakteri pathogen pada meniran, tetapi dengan pengaruh suhu pasteurisasi belum diketahui secara pasti. Selain itu flavor dari minuman fungsional meniran kurang disukai oleh sebagian besar orang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan minuman fungsional teh dengan variasi baru melalui rasio bahan baku yang tepat dan mengetahui pengaruh perbandingan bahan baku(teh hitam : daun meniran) yang digunakan serta suhu pemanasan terhadap kandungan senyawa fenol, flavonoid dan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan faktor ganda, yaitu suhu pemanasan (60oC, 75oC dan 90oC) dan perbandingan bahan baku teh hitam:meniran (90:10, 80:20, dan 70:30) dengan tiga kali ulangan. Parameter pengujian adalah kadar fenol, flavonoid, aktivitas antibakteri, dan uji organoleptik (warna, rasa, aroma). Pada masing-masing perlakuan dihitung standar deviasi (SD), setelah itu hasil tersebut dianalisa secara statistik menggunakan ANOVA (Analysis of Varians ) pada α=5% untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap kadar fenol, flavonoid serta aktivitas antibakteri. Apabila menunjukkan ada pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) dengan α=5%

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Agricultural Technology" not defined]
Uncontrolled Keywords: teh hitam,meniran,antibakteri,antioksidan,minuman fungsional
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Aurelia Riana Ika Susanti
Date Deposited: 14 Dec 2014 00:18
Last Modified: 21 Jan 2015 02:51
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/683

Actions (login required)

View Item View Item