Prarencana pabrik wafer roll dari pisang dan rosella dengan kapasitas 6.000 ton/ tahun

Wijaya, Robby and Wibowo, Aloysius Handy (2016) Prarencana pabrik wafer roll dari pisang dan rosella dengan kapasitas 6.000 ton/ tahun. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (346kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (124kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (187kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (158kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (364kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (453kB)
[img] Text (BAB 7)
Bab 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 8)
BAB 8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (290kB)
[img] Text (BAB 9)
BAB 9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (212kB)
[img] Text (BAB 10)
BAB 10.pdf
Restricted to Registered users only

Download (375kB)
[img] Text (BAB 11)
BAB 11.pdf
Restricted to Registered users only

Download (725kB)
[img]
Preview
Text (BAB 12)
BAB 12.pdf

Download (329kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran A.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Snack telah menjadi salah satu makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Hampir di seluruh dunia mengonsumsi snack karena kepraktisan dan kebutuhan masyarakat yang instan. Snack menjadi kebutuhan utama dalam aktivitas yang padat pada masyarakat dan sering dikonsumsi diantara waktu utama dalam sehari. Saat ini snack sudah diproduksi oleh banyak negara termasuk Indonesia. Faktor utama perkembangan snack food di Indonesia adalah konsumsi masyarakat terhadap snack yang sangat tinggi, hal ini disebabkan karena praktis. Penggunaan tepung terigu sebagai bahan baku snack food memiliki kandungan karbohidrat, lemak, dan kalsium yang tinggi sehingga menyebabkan obesitas pada masyarakat (Dessuara, 2015). Oleh karena itu memperlukan snack food yang tidak menyebabkan obesitas namun aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Snack food dapat dibuat dalam bentuk filled wafer roll dengan menggunakan penambahan pisang dan rosela, dengan jenis pisang yang digunakan adalah pisang kepok. Pisang dalam bentuk sisir dipotong menggunakan mesin pemotong kemudian ditambahkan tepung, telur, mentega, susu skim, gula dan diaduk hingga membentuk adonan. Sementara itu rosela dicuci dengan air dan kemudian di mixer hingga membentuk selai. Adonan dimasukkan dalam pengering dan dibentuk menjadi wafer roll dengan diisi selai rosela. Wafer Roll didinginkan dalam pendingin untuk memberikan tekstur renyah kemudian dikemas dalam pack kecil dan disimpan dalam kardus. Limbah yang dihasilkan oleh pabrik wafer roll dari pisang dan rosela berupa limbah padat dan limbah cair. Limbah padat berupa kulit pisang, tandan pisang, potongan rosella dari gudang penyimpanan dan pengupasan pisang. Limbah padat dijual ke perusahaan pakan ternak. Limbah cair yang dihasilkan merupakan air sisa pencucian yang dapat dibuang langsung ke pembuangan air. Ringkasan dari Prarencana Pabrik Wafer Roll dari Pisang dan Rosela adalah sebagai berikut: Bentuk Perusahaan : Perseroan Terbatas (PT) Produksi : Wafer roll Status Perusahaan : Swasta Kapasitas Produksi : 5.784,54 ton/tahun ≈ 6.000 ton/tahun Hari Kerja Efektif : 330 hari/tahun Sistem Operasi : Kontinyu Masa Konstruksi : 2 tahun Waktu mulai beroperasi : Tahun 2019 Bahan Baku : • Pisang kepok : 5.043.753 kg/tahun • Rosela : 1.156.907,4 kg/tahun • Tepung terigu : 1.513.125,9 kg/tahun • Telur : 756.564,6 kg/tahun • Mentega : 252.189,3 kg/tahun • Susu skim bubuk : 504.375,3 kg/tahun • Gula Pasir : 771.272,7 kg/tahun • Pektin : 15.424,2 kg/tahun Produk : Wafer roll = 17.528,91 kg/hari Utilitas : • Air : 6.441,6 m3/tahun • Zeolite : 1342,8360 kg/tahun • NaCl : 3230,3892 kg/tahun • Solar : 3,516 m3/tahun • Elpiji : 363.834,9 kg/tahun • Ammonia : 220 kg/tahun • Listrik terpasang : 360,6617 kW Jumlah Tenaga Kerja : 176 orang Lokasi Pabrik : Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur Luas Pabrik : 8.073,6 m2 Dari hasil analisa ekonomi yang telah dilakukan didapatkan : • Fixed Capital Investment (FCI) : Rp . 50.867.912.742 • Working Capital Investment (WCI) : Rp. 29.058.783.981 • Total Production Cost (TPC) : Rp 367.546.307.112 • Penjualan per tahun : Rp. 396.905.718.750 Metode Discounted Cash Flow • Rate of Return sebelum pajak : 47,21% • Rate of Return sesudah pajak : 36,16% • Rate of Equity sebelum pajak : 57,95% • Rate of Equity sesudah pajak : 42,59% • Pay Out Time sebelum pajak : 2 tahun 4 bulan 2 hari • Pay Out Time sesudah pajak : 2 tahun 11 bulan 8 hari • Break Even Point (BEP) : 40,51% Kesimpulan dari prarencana pabrik snack food pisang dan rosela layak didirikan secara teknik dan ekonomis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: EK Lengkonosari PN
Date Deposited: 05 Aug 2016 04:46
Last Modified: 05 Aug 2016 04:46
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/6910

Actions (login required)

View Item View Item