Ekstraksi senyawa fenolik dari buah juwet (Syzygium cumini) sebagai antioksidan dan sunscreen alami dengan metode domestic microwave maceration extraction

Octaria, Wahyu and Kristianingsih, Diana Gilang (2015) Ekstraksi senyawa fenolik dari buah juwet (Syzygium cumini) sebagai antioksidan dan sunscreen alami dengan metode domestic microwave maceration extraction. Working Paper (Laporan Penelitian Laboratorium). Faculty of Engineering, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (203kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (401kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (412kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (195kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (619kB)

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis dimana intensitas paparan sinar matahari cukup tinggi. Paparan sinar matahari dapat memberikan dampak buruk bagi kulit manusia. Oleh karena itu diperlukan sunscreen untuk mencegah paparan langsung dari sinar matahari ke kulit. Buah juwet dipilih sebagai bahan baku alami pembuatan sunscreen. Buah juwet diindikasikan mengandung senyawa fenolik yang berpotensi sebagai penangkal radikal bebas yang diakibatkan oleh efek buruk sinar matahari. Senyawa fenolik dalam buah juwet didapat dengan cara ekstraksi menggunakan domestic microwave maserasi (DMME). Dipilih metode DMME karena dapat memberikan yield fenolik yang tinggi dan waktu ekstraksi yang singkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh power microwave (180 W, 450 W, 810 W), rasio solid/liquid (1:10, 1:15, 1:20), dan waktu radiasi (15 detik, 75 detik, 135 detik) terhadap perolehan fenolik dari ekstrak cair buah juwet dan menentukan TPC, TFC, aktivitas antioksidan, dan aktivitas sunscreen (dinyatakan dalam SPF) ekstrak kering buah juwet dengan yield fenolik terbesar. Juwet (rasio massa daging dan biji juwet 1:1) mula-mula dicuci, dikecilkan ukurannya lalu dikeringkan. Potongan juwet kering diekstrak menggunakan metode ekstraksi dengan bantuan gelombang mikro. Hasil uji ekstrak juwet cair menunjukkan perolehan fenolik terbesar (266,96 mg GAE/g juwet) diperoleh dari proses ekstraksi DMME dengan power microwave 810 W, waktu radiasi 135 detik, dan rasio solid/liquid 1:15. Analisis terhadap ekstrak keringya memberikan hasil TPC sebesar 20,6 mg GAE/g ekstrak kering, TFC sebesar 10,24 mg QE/g ekstrak kering dengan aktivitas antioksidan 77,78% dan SPF sebesar 6,79.

Item Type: Monograph (Working Paper (Laporan Penelitian Laboratorium))
Subjects: Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: EK Lengkonosari PN
Date Deposited: 05 Aug 2016 05:43
Last Modified: 05 Aug 2016 05:43
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/6920

Actions (login required)

View Item View Item