Laporan kerja praktek PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Bogasari Flour Mills Surabaya

Wijaya, Robby and Widiastri, Faradhita (2016) Laporan kerja praktek PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Bogasari Flour Mills Surabaya. Project Report (PKL, Magang D3, Praktek Kerja Profesi Apoteker). Faculty of Engineering, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (956kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (303kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (503kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (383kB)
[img] Other (BAB 4)
Bab 4.PDF
Restricted to Registered users only

Download (529kB)
[img] Other (BAB 5)
Bab 5.PDF
Restricted to Registered users only

Download (201kB)
[img] Other (BAB 6)
Bab 6.PDF
Restricted to Registered users only

Download (287kB)
[img] Other (BAB 7)
Bab 7.PDF
Restricted to Registered users only

Download (186kB)
[img] Other (BAB 8)
Bab 8.PDF
Restricted to Registered users only

Download (425kB)
[img]
Preview
Text (BAB 9)
Bab 9.pdf

Download (238kB) | Preview

Abstract

PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Bogasari Flour Mills Surabaya merupakan produsen tepung terigu pertama dan terbesar di dunia, yang didirikan oleh empat serangkai yaitu Soedono Salim, Djuhar Sutanto, Ibrahim Risjad dan Sudwikatmono. Pabrik ini berlokasi di Jalan Nilam Timur No.16 Tanjung Perak-Surabaya menempati luas tanah sebesar ±14 Ha. PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Bogasari Flour Mills Surabaya memiliki kapasitas produksi giling sebesar 6.000 ton/hari. Untuk menjaga persediaan bahan baku (gandum), PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Bogasari Flour Millls Surabaya memiliki Wheat Silo sebanyak 84 buah, serta 60 buah Pellet Silo. Dengan kapasitas produksi tersebut PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Bogasari Flour Mills Surabaya berharap dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Adapun perincian dari pabrik tepung terigu PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Bogasari Flour Mills Surabaya adalah sebagai berikut : Bentuk Perusahaan : Perseroan Terbatas (PT) Lokasi Pabrik : Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Sistem Operasi : Kontinyu Kapasitas Produksi : 6.000 ton/hari Proses pembuatan tepung dimulai dengan proses penerimaan bahan baku pembuatan tepung yaitu biji gandum yang diimpor dari negara-negara penghasil gandum, yaitu Kanada, Amerika Serikat, Australia, dan India. Dilanjutkan dengan proses pembersihan gandum first cleaning dan second cleaning, kemudian dilakukan proses conditioning. Selanjutnya gandum digiling di roller mill dan diayak hingga memenuhi standar ukuran tepung yaitu sebesar < 200 µm. Produk yang diproduksi oleh PT. Indofood Sukses makmur Tbk. Bogasari Flour Mills Surabaya adalah tepung terigu sebagai produk utama dengan beberpa merk yaitu Cakra Kembar, Cakra Kembar Emas, Segitiga Biru, Kunci Biru, Lencana Merah, Payung, serta Segitiga Hijau, dan by product berupa bran, pollard, industrial flour, serta pellet. Hasil produk tepung dan by product dikemas lalu dipasarkan ke konsumen. Dalam menjaga kualitas dari bahan baku gandum hingga menjadi produk tepung terigu, PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Bogasari Flour Mills Surabaya melakukan pengawasan mutu bahan baku biji gandum (test weight, kernel weight, uji pengotor, sedimentasi, conditioning, nilai ekstraksi, kadar air dan kadar protein) dan produk tepung terigu (kadar air, kadar protein, kadar abu, maltose, gluten, warna, falling number, farinograph, extensograph, alveograph, amylograph, granulasi, baking test, dan kadar pati). Untuk mendukung proses pelletizing, PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Bogasari Flour Mills Surabaya memiliki unit thermal plant tersendiri yang berfungsi sebagai penyedia steam dan memiliki 3 unit boiler. Air yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pabrik disuplai dari PDAM yang ditampung di tangki penampungan. Dan untuk limbah cair, dilakukan beberapa treatment terlebih dahulu sebelum dibuang ke laut. Berdasarkan tugas khusus yang telah dilaksanakan, yaitu menentukan moisture loss dan ash loss pada proses produksi tepung terigu, dapat disimpulkan : • Penurunan kadar air rata-rata pada mill G adalah sebesar 28,49% serta pada mill H sebesar 30,98%; • Penurunan kadar abu rata-rata pada mill G adalah 71,01% dan pada mill H sebesar 68,72%; • Berkurangnya kadar air dapat terjadi selama proses produksi karena faktor suhu, tekanan, dan gesekan; • Kehilangan kadar abu disebabkan oleh proses milling; • Perbedaan moisture loss dan ash loss antara Cakra Kembar dan Segitiga Biru disebabkan karena jenis gandum yang digunakan berbeda.

Item Type: Monograph (Project Report (PKL, Magang D3, Praktek Kerja Profesi Apoteker))
Subjects: Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: EK Lengkonosari PN
Date Deposited: 05 Aug 2016 04:46
Last Modified: 05 Aug 2016 04:46
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/6969

Actions (login required)

View Item View Item