Prarencana pabrik Bioetanol dari rumput laut dengan kapasitas produksi 8,48 ton bioetanol/hari

Tahu, Maria Victoria and Yuliviana, Anita (2013) Prarencana pabrik Bioetanol dari rumput laut dengan kapasitas produksi 8,48 ton bioetanol/hari. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
1. COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
9. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (194kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
10. BAB II URAIAN PROSES PRODUKSI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (182kB)
[img] Text (BAB 3)
11. BAB III NERACA MASSA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (99kB)
[img] Text (BAB 4)
12. BAB IV NERACA PANAS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (66kB)
[img] Text (BAB 5)
13. BAB V SPESIFIKASI PERALATAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (190kB)
[img] Text (BAB 6)
14. BAB VI LOKASI DAN TATA LETAK.pdf
Restricted to Registered users only

Download (171kB)
[img] Text (BAB 7)
15. BAB VII UTILITAS DAN PENGOLAHAN LIMBAH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (764kB)
[img] Text (BAB 8)
16. BAB VIII DESAIN PRODUK DAN KEMASAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (67kB)
[img] Text (BAB 9)
17. BAB IX STRATEGI PEMASARAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (33kB)
[img] Text (BAB 10)
18. BAB X STRUKTUR ORGANISASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (72kB)
[img] Text (BAB 11)
19. BAB XI ANALISA EKONOMI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (146kB)
[img]
Preview
Text (BAB 12)
20. BAB XII KESIMPULAN DAN SARAN.pdf

Download (102kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN ABCD.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Bahan baku yang biasa digunakan sebagai bioetanol antara lain adalah singkong atau ubi kayu, tebu, nira, sorgum, nira nipah, ubi jalar, ganyong, rumput laut, dan lain-lain. Dari bahan-bahan tersebut, rumput laut memiliki keunggulan sebagai bahan baku bioetanol. Keunggulan tersebut adalah lahan budidaya yang luas di Indonesia mencapai 2,2 juta hektar (Dahuri 2002); potensi hasilnya yang diperkirakan mencapai 145.850 ton basah per tahun; mudah dibudidayakan tanpa modal yang besar untuk irigasi, pupuk, dan sebagainya; waktu panen relatif singkat (4-6 kali per tahun) dan memiliki kemampuan penyerapan CO2 mencapai 36,7 ton per hektar, lebih besar 5-7 kali dibandingkan tanaman kayu (Prahastha 2010). Oleh karena itu rumput laut sangat potensial untuk diolah dan dikembangkan. Proses produsi diawali dengan pengecilan ukuran rumput laut oleh cutter kemudian rumput laut yang mengandung banyak karbohidrat dihidrolisis menggunakan katalis asam sulfat encer pada suhu tinggi yaitu 1100C. Setelah itu larutan glukosa hasil hidrolisi yang masih asam dinetralkan menggunkan CaO. Kemudian larutan glukosa difermentasi selama 120 jam (5 hari). Bioetanol yang terbentuk dimurnikan dengan proses distilasi dan dimasukkan dalam proses dehidrasi untuk menghasilkan etanol dengan kadar 99,5%. Pemerintah Indonesia telah mencanangkan pengembangan dan implementasi bahan bakar tersebut, bukan hanya untuk menanggulangi krisis energi yang mendera bangsa namun juga sebagai salah satu solusi kebangkitan ekonomi masyarakat (hafiz 2010). Dengan demikian bisnis bioetanol di Indonesia mempunyai prospek yang cerah dan dengan menggunakan teknologi yang dimodifikasi maka kapasitas industri alkohol akan mengalami kenaikan dengan membangun sebuah pabrik baru. Latar belakang inilah yang mendasari pemilihan judul “Pra Rencana Pabrik Bioetanol dari Rumput Laut”. Pengoperasian Pabrik: Proses : Semi-Kontinyu Bahan Mentah : Rumput Laut = 18.952,7889 kg/hari Produk Utilitas : Bioetanol : Air = 8.480 kg/hari = 45,4391 m3/ hari Listrik = 214,3822 kW/hari Bahan Bakar Batubara : 1.456,0219 kg/hari ; IDO (Industrial Diesel Oil) = 1.857,4 L/tahun Tenaga Kerja : 81 orang Lokasi Pabrik : Mojokerto, Jawa Timur Luas Area : 7.214 m2 Dari analisa ekonomi untuk prarencana pabrik ini, dapat ditunjukkan bahwa: Fixed Capital Investment (FCI) : Rp 18.387.380.867 Working Capital Investment (WCI) : Rp 4.395.995.458 Total Production Cost (TPC) : Rp 23.668.829.763 Penjualan : Rp 38.350.343.717 Discounted Cash Flow Rate of Return sebelum pajak : 72,96% Rate of Return sesudah pajak : 57,60 % Pay Out Time sebelum pajak : 1 tahun 7 bulan Pay Out Time sesudah pajak : 2 tahun 1 bulan Break Even Point (BEP) : 20%

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: .
Subjects: Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Thomas Aryanatan Lena
Date Deposited: 12 Jul 2016 06:52
Last Modified: 12 Jul 2016 06:52
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/7020

Actions (login required)

View Item View Item