Prarencana pabrik soft candy yoghurt biji asam jawa

Gunawan, Iwan and Wicaksana, Jericko (2014) Prarencana pabrik soft candy yoghurt biji asam jawa. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (533kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB II URAIAN DAN PEMILIHAN PROSES.pdf
Restricted to Registered users only

Download (283kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB III NERACA MASSA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (115kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB IV NERACA PANAS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB V SPESIFIKASI PERALATAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (137kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB VI LOKASI, TATA LETAK PABRIK & ALAT, INSTUMENTASI, DAN SAFETY.pdf
Restricted to Registered users only

Download (579kB)
[img] Text (BAB 7)
BAB VII UTILITAS DAN PENGOLAHAN LIMBAH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 8)
BAB VIII DESAIN PRODUK DAN KEMASAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (527kB)
[img] Text (BAB 9)
BAB IX STRATEGI PEMASARAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (88kB)
[img] Text (BAB 10)
BAB X STRUKTUR ORGANISASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (251kB)
[img] Text (BAB 11)
BAB XI ANALISA EKONOMI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (403kB)
[img]
Preview
Text (BAB 12)
BAB XII DISKUSI DAN KESIMPULAN.pdf

Download (296kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN ABCD.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Keinginan konsumen untuk memperoleh produk pangan yang bercitarasa baik, berkualitas, terjangkau secara ekonomis, serta dikemas dalam bentuk makanan ringan yang efisien dan mudah dibawa kemana saja. Manusia tidak hanya membutuhkan makanan pokok, tetapi juga makanan ringan di sela-sela aktivitasnya. Kesibukan terhadap pekerjaan akan mengganggu asupan makanan dalam tubuh, sehingga diperlukan produk makanan ringan yang bersifat menyegarkan dan menyehatkan salah satunya adalah permen. Sampai saat ini Indonesia masih mengimpor permen dari negara luar, seperti China. Kekayaan sumber daya alam di Indonesia sangat melimpah dan masih belum dimanfaatkan sepenuhnya, sehingga diperlukan industri-industri yang inovasi untuk memanfaatkan kekayaan alam. Industri permen merupakan salah satu industri yang menggunakan kekayaan alam di Indonesia, dapat meningkatkan devisa negara, serta memanfaatkan sumber daya manusia. Salah satu kekayaan alam Indonesia yang tersedia melimpah adalah pohon asam. Asam jawa (Tamarindus indica) merupakan salah satu komoditi tanaman pangan yang banyak tersebar di beberapa daerah. Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah daerah penghasil asam jawa terbesar, salah satunya terletak pada Kabupaten Timur Tengah Selatan. Pohon asam jawa merupakan tanaman yang multifungsi, mulai dari batang hingga daunnya dapat dimanfaatkan oleh industri makanan, minuman, farmasi, tekstil, kerajinan, kimia, hingga bahan bangunan. Buah asam jawa digunakan sebagai tanaman obat-obatan. Disamping daging buah, biji asam memiliki nilai ekonomis tinggi karena biji asam biasa dimakan setelah direndam dan direbus, atau setelah dipanggang. Selain itu, biji asam juga dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan soft candy. Proses produksi soft candy yoghurt biji asam diawali dengan mencuci daging biji asam jawa. Kemudian daging biji asam jawa dicampur dengan air dengan perbandingan 1:7. Setelah itu, di filtrasi dengan menggunakan plate and frame filter press. Sari asam yang didapat dari proses filtrasi kemudian disterilisasi hingga suhu 100°C selama 15 menit yang kemudian didinginkan pada suhu 45°C. Sari asam kemudian difermentasi menggunakan 2 jenis bakteri yaitu Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus. Setelah diinkubasi selama 18 jam, sari asam telah terbentuk menjadi yoghurt. Yoghurt kemudian dicampur dengan sirup glukosa dan air gula pada suhu 130°C selama 2 jam. Yoghurt yang telah tercampur akan terbentuk adonan yang kemudian ditambahkan gum arabic, perasa dan pewarna. Campuran tersebutlah yang dinamakan soft candy yoghurt biji asam. Pabrik soft candy yoghurt menghasilkan dua jenis limbah yaitu, limbah padat dan limbah cair. Limbah cair dari pabrik soft candy yoghurt biji asam berasal dari hasil pencucian daging biji asam. Air pencucian membawa kotoran – kotoran seperti besi, tali rafia, dan lain – lain. Air limbah harus dipisahkan dari material padatan terlebih dahulu barulah dapat dibuang ke sungai. Limbah padat dari pabrik soft candy yoghurt yaitu Logam (seperti mur, staples), rafia, pasir dibuang ke pembuangan sampah. Untuk ampas / cake daging biji asam dijual kepada pabrik pakan ternak Ringkasan eksekutif dari Prarencana Pabrik Soft Candy Yoghurt Biji Asam adalah sebagai berikut: Bentuk Perusahaan : Perseroan Terbatas (PT) Produksi : Soft Candy Yoghurt Status Perusahaan : Swasta Kapasitas produksi : 3.096.483.255 permen kecil per tahun @ 3gram Hari Kerja Efektif : 300 hari/tahun Sistem Operasi : Semi kontinyu Bahan baku • Daging Biji Asam : 1.184.254,87 Kg/ tahun • Susu Skim : 202.648 Kg/tahun • Gula : 3.489.245,13 Kg/tahun • Streptococcus thermophillus : 8.881,92 Kg/tahun • Lactobacillus bulgaricus : 8.881,92 Kg/tahun • Sirup Glukosa : 3.134.689,59 Kg/tahun Produk • Soft Candy : 3.096.483.255 Permen Kecil/tahun Utilitas • Air : 54,65 m3/hari • Industrial Diesel Oil : 1415 L per bulan • Listrik terpasang : 401,23 kW Jumlah tenaga kerja : 100 orang Lokasi pabrik : Situbondo, Jawa Timur Luas pabrik : 5.700 m2 Dari hasil analisa ekonomi yang telah dilakukan didapatkan : Fixed Capital Investment (FCI) : Rp. 44.926.654.137,29 Working Capital Investment (WCI) : Rp 11.231.663.534,00 Total Production Cost (TPC) : Rp. 10.108.497.180,89 Penjualan per tahun : Rp. 255.459.868.566,00 Metode Discounted Cash Flow Rate of Equity sebelum pajak : 22,4% Rate of Equity sesudah pajak : 16,77% Rate of Return sebelum pajak : 14,54% Rate of Return sesudah pajak : 10,71% Pay Out Time sebelum pajak : 5,21 tahun Pay Out Time sesudah pajak : 6,03 tahun Break Even Point (BEP) : 37,88%

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Engineering" not defined]
Uncontrolled Keywords: .
Subjects: Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Thomas Aryanatan Lena
Date Deposited: 13 Jul 2016 08:37
Last Modified: 13 Jul 2016 08:37
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/7111

Actions (login required)

View Item View Item