Efek senyawa asam 2-(3-klorobenzoiloksi)benzoat terhadap aktivitas dan indeks organ tikus wistar jantan sebagai pelengkap uji toksisitas subkronis

Sinaga, Chatryne Putri (2016) Efek senyawa asam 2-(3-klorobenzoiloksi)benzoat terhadap aktivitas dan indeks organ tikus wistar jantan sebagai pelengkap uji toksisitas subkronis. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (455kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (248kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (336kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (274kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (391kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V.pdf

Download (213kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (765kB) | Request a copy

Abstract

Asam asetilsalisilat merupakan obat analgesik turunan asam salisilat yang banyak digunakan sebagai analgesik pengganti asam salisilat. Asam asetilsalisilat memiliki efek samping induksi lambung dalam pemakaiannya. Penelitian uji toksisitas subkronis yang mengacu pada Organization for Economic Cooporation and Development (OECD 407,1995) telah dilakukan untuk mengetahui aktivitas analgesik dari senyawa asam 2-(3-klorobenzoiloksi). Diharapkan bahwa senyawa 2-(3-klorobenzoiloksi)benzoat memiliki toksisitas subkronis lebih rendah dari asam asetilsalisilat. Pada penelitian ini yang diamati meliputi uji aktivitas dan indeks organ pada tikus wistar jantan. Kelompok percobaan dibagi lima kelompok yaitu kelompok kontrol positif dan satelitnya (asam asetilsalisilat 9 mg/20 gBB), kelompok kontrol negatif (PGA 3%), kelompok uji senyawa asam 2-(3-klorobenzoiloksi)benzoat dan satelitnya (9; 18; 27 mg/200 gBB) yang diberikan secara oral untuk jangka waktu 28 hari. Kelompok satelit dibiarkan selama 14 hari setelah perlakuan untuk melihat apakah terjadi perbaikan organ setelah obat dihentikan, dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa senyawa asam 2-(3-klorobenzoiloksi)benzoat dengan pemberian dosis 9 mg/200 gBB, 18 mg/200 gBB, dan 27 mg/200 gBB tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap aktivitas dan tidak memberikan pengaruh terhadap perubahan organ pada tikus wistar jantan bila dibandingkan dengan asam asetilsalisilat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty Of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: 2-(3-klorobenzoiloksi)benzoat, toksisitas subkronis, tikus wistar jantan (Rattus novergicus), indeks organ, asam asetilsalisilat.
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 3127 not found.
Date Deposited: 20 Jul 2016 08:57
Last Modified: 20 Jul 2016 08:57
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/7321

Actions (login required)

View Item View Item