Formulasi ODT dimenhidrinat dengan teknik likuisolid menggunakan laktosa, flocel, amilum kulit pisang agung, dan crospovidone sebagai bahan ko-proses

Mualim, Albert Panji Utomo (2016) Formulasi ODT dimenhidrinat dengan teknik likuisolid menggunakan laktosa, flocel, amilum kulit pisang agung, dan crospovidone sebagai bahan ko-proses. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (336kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (149kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (554kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (314kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (378kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (240kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Dilakukan penelitian tentang formulasi ODT dimenhidrinat dengan teknik likuisolid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah formulasi ODT dimenhidrinat dengan teknik likuisolid dan bahan ko-proses dapat menghasilkan mutu fisik tablet yang sesuai dengan persyaratan, mengetahui stabilitas mutu fisik ODT dimenhidrinat dengan teknik likuisolid dan ODT dimenhidrinat tanpa teknik likuisolid selama penyimpanan 1 bulan, dan mengetahui profil pelepasan in vitro ODT dimenhidrinat dengan teknik likuisolid dibandingkan dengan sediaan pembanding. ODT dimenhidrinat dengan teknik likuisolid dibuat dengan formulasi optimum bahan ko-proses dari penelitian sebelumnya, kemudian dilakukan uji mutu fisik, penetapan kadar, dan disolusi lalu dibandingkan dengan tablet pembandingnya. Analisis hasil penelitian dilakukan dengan analisis statistik dan normatif. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini, formulasi ODT dimenhidrinat dengan teknik likuisolid dapat menghasilkan mutu fisik yang sesuai dengan persyaratan, tetapi mengalami penurunan stabilitas yang meliputi kekerasan tablet, kerapuhan, waktu hancur, waktu terbasahi, dan rasio absorbsi air selama penyimpanan 1 bulan, sedangkan untuk pelepasan secara in vitro mencapai 70,496%, ED60 = 44,589%, dan K laju disolusi = 0,024. Hasil perhitungan dari nilai f2 didapat 26,51 sehingga tidak mempunyai kemiripan dengan profil disolusi tablet innovator. Pelepasan in vitro ODT dimenhidrinat dengan teknik likuisolid masih lebih kecil dibandingkan dengan tablet innovator yang pelepasan maksimumnya mencapai 97,189%. Dapat disimpulkan bahwa perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memperbaiki stabilitas sediaan ODT dimenhidrinat dengan teknik likuisolid, dan penggunaan bahan tambahan yang tepat untuk memperbesar pelepasan bahan aktif secara in vitro sehingga dapat lebih besar dibandingkan dengan tablet innovator.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: ODT, dimenhidrinat, bahan ko-proses, likuisolid, crospovidone, amilum kulit pisang
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 3104 not found.
Date Deposited: 22 Jul 2016 02:17
Last Modified: 22 Jul 2016 02:17
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/7475

Actions (login required)

View Item View Item