Sistem kontrol kendali setir (Steering gear) Jastram pada kapal Meratus Borneo

Wijaya, Andy (2015) Sistem kontrol kendali setir (Steering gear) Jastram pada kapal Meratus Borneo. Project Report (PKL, Magang D3, Praktek Kerja Profesi Apoteker). Faculty of Engineering, Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
abstrak 1.pdf

Download (984kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
bab 1 KP 1.pdf

Download (190kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
bab 2 KP1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (519kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
Bab 3 KP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (429kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
Bab 4 KP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (226kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
Bab 5 KP.pdf

Download (140kB) | Preview

Abstract

PT. Meratus Line adalah perusahaan pelayaranterkemuka di Indonesia yang menyediakan solusi transportasi point-to-point. Didirikan pada tahun 1957 Meratus telah tumbuh dan menjadi kepala rumah tangga di pelayaran Indonesia. PT. Meratus Line memiliki standart pelayanan pada keselamatan, kualitas dan fokus pelanggan yang didukung oleh jaringan kantor terpadu Saat ini PT. Meratus Line tidak hanya mengoperasikan 27 layanan kontainer kapal, namun juga memberikan transportasi Batubara, Tug & Barge untuk perusahaan pertambangan besar di Indonesia dan kargo proyek penanganan untuk industry minyak dan gas. Kegiatan tersebut didukung oleh armada lebih dari 56 kapal dan 40.000 kotak kontainer. Topik utama yang akan dibahas pada laporan kerja praktek ini yaitu sistem control kemudi kapal dan proses pengoperasian kapal untuk dapat bergerak. Dimana ada dua tempat penting yang berperan penting yaitu kamar anjungan sebagai pemberi input pergerakkan dan kamar mesin untuk output dari kamar anjungan dan efek dari input yang diberikan. Input yang diberikandarikamaranjunganberasaldari level controller dan autopilot yang mengubah satuan derajat menjadi satuan resistansi, resistansi ini mengubah besarnya tegangan pada output yang kemudiandigunakanuntukmenggerakkan rudder kapalmelalui SCA (Steering Control Amplifier) dan ketika perbandingan input SCA dengan output RFU (Rudder Feedback Unit) memiliki nilai yang sama maka pergerakkan kapal akan berhenti seketika itu. Karena kemudi kapal merupakan hal yang sangat penting maka dalam melakukan proses perbaikan dan maintenance tersebut dibagi menjadi dua yaitu bagian bengkel dan bagian electrician. Maintenance kapal berupa tiller, peminyakkan, dan rudder dilakukan oleh pihak bengkel sedangkan perbaikan komponen kapal seperti autopilot, level controller, dan komponen-komponen pendukungnya dilakukan oleh bagian electrician. Proses perbaikan kapal tidak harus dilakukan saat kapal bersandar dipelabuhan namun juga saat kapal berlayar.

Item Type: Monograph (Project Report (PKL, Magang D3, Praktek Kerja Profesi Apoteker))
Uncontrolled Keywords: Steering Gear, electrician, SCA, RFU, Level Controller
Subjects: Engineering > Electrical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Electrical Engineering Study Program
Depositing User: Users 3229 not found.
Date Deposited: 04 Aug 2016 02:39
Last Modified: 04 Aug 2016 02:39
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/7723

Actions (login required)

View Item View Item