Persahabatan pada hidup bersama menurut Aristoteles dalam Etika Nikomakea IX, 12

Veneranda, Gonzaga (2016) Persahabatan pada hidup bersama menurut Aristoteles dalam Etika Nikomakea IX, 12. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (271kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (146kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (182kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (392kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf

Download (157kB) | Preview

Abstract

Setiap orang selalu hidup dalam kebersamaan. Relasi satu sama lain dalam persahabatan akan semakin erat apabila didampingi melalui hidup bersama. Relasi dalam persahabatan tidak hanya sekedar teman dengan teman, namun juga sahabat dengan sahabat. Selain itu relasi persahabatan itu tidak hanya antar dua orang saja, tetapi juga lebih dari dua orang. Relasi persahabatan antar banyak orang ini yang akan disinggung bahwa cangkupan seni persahabatan tidak hanya untuk dua orang saja. -----Hubungan relasi yang lebih dari dua orang akan memiliki makna yang terdalam. Salah satu makna yang terwujud adalah memahami keberadaan sesama yang dikenal maupun yang tidak dikenal. Hidup bersama mungkin tidak terjadi secara langsung di antara teman-teman yang tidak dikenal. Maka sebab itu persahabatan merupakan proses pengenalan teman satu sama lain. Akan tetapi relasi dalam hidup bersama akan semakin dirasakan apabila relasi itu hanya segelintir atau beberapa orang saja, karena persahabatan adalah perkumpulan atau komunitas. Hidup bersama akan membuat setiap orang selalu memahami dan peduli terhadap sesamanya agar dapat saling bersahabat satu sama lain. -----Pemahaman tentang hidup bersama dimuat secara khusus dalam sebuah buku Etika Nikomakea IX, 12. Aristoteles secara tidak langsung membagi tiga bagian yang menjadi realitas hidup bersama yang biasanya dilakukan oleh manusia dalam relasi terhadap satu sama lain, yaitu faktor hidup bersama, sarana hidup bersama dan hasil hidup bersama; Faktor hidup bersama adalah cinta terhadap sesama, keinginan hidup bersama dan kesadaran akan kebersamaan; Berikutnya, sarana hidup bersama adalah pandangan tatap muka dan persepsi akan keberadaan diri dan sesama; Terakhir, hasil hidup bersama adalah perkumpulan bersama dan aktivitas bersama. -----Pemahaman hidup bersama yang diletakkan dalam buku Etika Nikomakea IX, 12, terdapat beberapa hal yang terjadi dalam realitas persahabatan, yaitu relasi pribadi maupun komunitas. Di dalam relasi tersebut terjalin hubungan kerja sama melalui aksi-reaksi antar manusia. Tindakan itu hanya terjadi pada manusia saja melalui antar teman maupun komunitas yang terdiri atas beberapa teman. Maka relasi itu sangat penting bagi manusia untuk mengembangkan persahabatan mencapai tujuan kebaikan bersama. -----Apabila seseorang bisa mencintai dirinya sendiri maka ia pun juga bisa mencintai sesamanya. Awal persahabatan tercipta ketika orang bisa mencintai sesamanya sebagai sahabat, lebih dari sekedar teman biasa. Ketika orang mencintai sesamanya sebagai sahabat, di sanalah letak kesadarannya akan keberadaan sahabatnya. Persahabatan akan terasa lebih terjalin ketika memiliki beberapa sahabat yang lain, karena persahabatan merupakan perkumpulan dalam suatu komunitas. -----Para mahasiswa belajar filsafat bersama-sama sebagai bentuk partisipasi mereka satu sama lain. Dalam diskusinya, mereka saling tanya-jawab terhadap satu sama lain sebagai bentuk keaktifannya. Keterlibatan mereka untuk bertanya dan menjawab merupakan tanda bahwa mereka menghendaki keberadaan mereka untuk diterima oleh teman yang lain bahkan oleh dosennya sendiri. Mereka berbicara satu sama lain sebagai bentuk ekspresi akan keberadaannya. Mereka berdialog satu sama lain agar mendapat ilmu pengetahuan sebagai tujuan mereka. Kekompakan mereka untuk belajar filsafat satu sama lain merupakan tanda bahwa mereka bersama-sama berusaha untuk mencapai tujuan mereka dengan mendapatkan ilmu pengetahuan yang disampaikan juga oleh dosen mereka. Keaktifan mereka seperti itu adalah bentuk hidup bersama dalam relasi mereka satu sama lain. -----Hidup bersama merupakan sesuatu yang sederhana untuk dilaksanakan dalam relasi satu sama lain. Selain itu hidup bersama sangat terbuka bagi siapa saja dari segala kalangan usia manusia. Siapapun dapat menjadi sahabat satu sama lain. Maka dari itu hidup bersama memberikan jaminan relasi yang baik untuk semua orang yang ingin menjadi sahabat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Relasi, teman, cinta dan kerja sama
Subjects: Philosophy
Divisions: Faculty of Philosophy > Philosophy Science Study Program
Depositing User: Users 3243 not found.
Date Deposited: 08 Aug 2016 01:40
Last Modified: 08 Aug 2016 01:40
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/7737

Actions (login required)

View Item View Item