Pengaruh ph, konsentrasi substrat, penambahan kalsium karbonat dan waktu fermentasi pada perolehan asam laktat dari ekstrak kulit pisang

Ferdaus, Fani and Wijayanti, Meliani Okta (2007) Pengaruh ph, konsentrasi substrat, penambahan kalsium karbonat dan waktu fermentasi pada perolehan asam laktat dari ekstrak kulit pisang. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (393kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (101kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (738kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (266kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (857kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (148kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Seperti yang telah diketahui bahwa kulit buah pisang biasanya di daerah pedesaan banyak digunakan sebagai makanan ternak dan di perkotaan menjadi bahan buangan (sebagai limbah kulit pisang) yang cukup banyak jumlahnya, yaitu kira - kira 1/3 dari buah pisang itu sendiri. Sedangkan secara sederhana kulit buah pisang juga dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan alkohol, namun kali ini untuk meningkatkan nilai ekonomisnya akan dicoba memanfaatkan kulit pisang sebagai bahan baku pembuatan asam laktat. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mempelajari pengaruh pH, konsentrasi substrat, pengaruh penambahan kalsium karbonat dan waktu fermentasi terhadap perolehan asam laktat, glukosa sisa, jumlah bakteri serta kondisi optimum dari proses fermentasi filtrat kulit pisang kepok dengan bantuan Lactabacilus plantarum. Percobaan pada penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama yaitu kulit pisang kepok dengan masa yang bervariasi yaitu 600gr, 800gr dan 1500gr diekstrak dengan 1 L air. Filtrat kulit pisang kepok yang didapatkan ditentukan pH-nya yaitu pH 3, 4, 5 dan 6 lalu diberi nutrisi 0,8% KH2P04 ; 0,3% MgS04; 0,06% ZnS04 ; 0,01% Fe2(SO)4 berat /volume. Setelah itu diinokulasikan bakteri Lactabacilus plantarum, dan difermentasi selama 23 hari yang dikondisikan secara anaerob pada suhu 35°C, kemudian diambil hasil asam laktatnya dan dimurnikan dengan menggunakan resin Amberlite IRA-400 lalu dianalisa kadar asam laktat dan kadar glukosa dan jumlah bakterinya. Berdasarkan kondisi optimum yang menghasilkan kadar asam laktat terbesar pada tahap pertama, maka kondisi tersebut digunakan pada tahap kedua dengan variasi penambahan kalsium karbonat sebanyak 0%, 0,2% dan 0,4% (berat/volume ). Dari hasil analisa pada percobaan tahap pertama, diperoleh bahwa kondisi optimum proses fermentasi terdapat pada kondisi pH aW'l1 5, dengan penggunaan kulit pisang sebanyak 1500 gram yang diekstrak dengan 1 L air dan dengan waktu fermentasi selama 20 hari. Dari hasil analisa pada percobaan tahap kedua, diperoleh kondisi optimum proses fermentasi yaitu pada penggunaan kalsium karbonat sebanyak 0,2% dengan waktu fermentasi selama 10 hari.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering
Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 16 Jan 2015 01:49
Last Modified: 09 Feb 2015 05:32
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/780

Actions (login required)

View Item View Item