Tinjauan teoritis faktor-faktor yang mempengaruhi independensi auditor

Jeffry, . (2007) Tinjauan teoritis faktor-faktor yang mempengaruhi independensi auditor. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (229kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (142kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (373kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (380kB)
[img]
Preview
Text (BAB 4)
Bab 4.pdf

Download (124kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Dalam penugasan audit, banyak hal yang harus diperhatikan oleh seorang auditor. Salah satu hal yang penting yang harus senantiasa dijunjung tinggi oleh seorang auditor adalah independensi. Independensi maksudnya sikap auditor yang tidak mudah dipengaruhi oleh pihak manapun, baik pihak internal maupun pihak eksternal dari perusahaan yang diaudit. Hal ini karena ada banyak kepentingan dari berbagai pihak tersebut yang berlainan bahkan kadang bertentangan. Seorang auditor tidak boleh terpengaruh oleh pihak lain atau dengan kata lain auditor tersebut harus independen dalam mengaudit laporan keuangan perusahaan klien. Independensi sangatlah penting dalam audit. Hal ini disebabkan banyak pihak yang memberikan kepercayaan kepada auditor untuk mengaudit laporan keuangan perusahaan dengan harapan akan mendapat opini atas laporan keuangan yang independen, misalnya para pemakai laporan memberikan informasi keuangan secara kuantitatif mengenai perusahaan tertentu, guna memenuhi keperluan para pemakai dalam mengambil keputusan ekonomi. Tanpa adanya independensi, opini yang dikeluarkan tersebut tidak akan ada artinya dan tidak relevan lagi. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi independensi auditor, antara lain: ikatan kepentingan keuangan dan hubungan usaha dengan klien(baik berupa ikatan kepentingan modal, ikatan kepentingan hutang, maupun ikatan kepentingan pekerjaan dengan klien), persaingan yang tajam Kantor Akuntan Publik, audit fee, ukuran Kantor Akuntan Publik, lama hubungan audit, pemberian jasa lain selain jasa audit (misalnya, jasa konsultasi manajemen, jasa pembukuan, jasa konsultasi perpajakan), komite audit, peer preview, kekuatan hukum (law enjorcement), dan profesionalisine auditor.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Business > Accounting
Business
Divisions: Faculty of Business > Accounting Undergraduate Study Program
Depositing User: Sukristin
Date Deposited: 14 Jan 2015 08:01
Last Modified: 25 Feb 2015 05:46
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/821

Actions (login required)

View Item View Item