Uji efek antiinflamasi kombinasi fraksi ekstrak polyanthi folium dan andrographidis herba yang mempunyai aktivitas antioksidan

Pradana, Hendra Kurniawan (2013) Uji efek antiinflamasi kombinasi fraksi ekstrak polyanthi folium dan andrographidis herba yang mempunyai aktivitas antioksidan. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (84kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (191kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (242kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (288kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
Bab 5.pdf

Download (29kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (981kB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menguji efek antiinflamasi dari kombinasi fraksi daun salam (Polyanthi Folium) dan herba sambiloto (Andrographidis Herba) yang memiliki aktivitas antioksidan. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode KLT autografi. Antioksidan terbaik ditunjukkan oleh fraksi air. Fraksi air daun salam dan herba sambiloto tersebut kemudian dibuat kombinasi 1:6, 2:1, 6:1, 1:2 untuk ditentukan nilai IC50 (Inhibition Concentration) dengan spektrofotometer. Hasilnya menunjukkan bahwa kombinasi fraksi 1:2 menunjukkan aktivitas antioksidan terbaik (IC50 = 15,68 µg/ml ± 0,15). Uji antiinflamasi dilakukan dengan metode induksi karagenan pada telapak kaki tikus putih galur Wistar dengan berat antara 150 – 200 gram. Dosis untuk uji antiinflamasi yaitu 200 mg/kgBB (1:6, 2:1, 6:1, 1:2). Kelompok kontrol inflamatif diberi NaCl 0,9% sedangkan kelompok pembanding diberi ibuprofen (36 mg/kgBB). Inflamasi diinduksi menggunakan 0,1 ml suspensi karagenan 1% secara subkutan pada telapak kaki tikus. Setiap hewan coba diukur volume kakinya pada menit ke- 30, 60, 120, 180 dan 240. Perhitungan perhitungan persen inhibition rate dan statistik anava menunjukkan bahwa kombinasi fraksi air daun salam dan herba sambiloto 1:2 mempunyai aktivitas antiinflamasi yang paling tinggi. Ini dibandingkan dengan kelompok pembanding ibuprofen dengan persen inhibition rate pada menit ke- 240 mencapai 100,00 % ± 0,00. Dari data tersebut dapat disimpulkan kombinasi 1:2 fraksi air dari daun salam dan herba sambiloto yang mempunyai aktivitas antioksidan tertinggi mempunyai aktivitas antiinflamasi terbaik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: Antiinflamasi, kombinasi, fraksi, KLT autografi, Polyanthi Folium, Andrographidis Herba
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Thomas Aryanatan Lena
Date Deposited: 21 Oct 2016 05:48
Last Modified: 21 Oct 2016 05:48
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/8880

Actions (login required)

View Item View Item