Laporan kerja praktik di PT. Petrokimia Gresik

Pratama, Riky Yudha and Puspita, Indriani Ayu (2016) Laporan kerja praktik di PT. Petrokimia Gresik. Project Report (PKL, Magang D3, Praktek Kerja Profesi Apoteker). Faculty of Engineering, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
halaman judul.pdf

Download (798kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (89kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (637kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (555kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (753kB)

Abstract

Kualitas telah menjadi komponen penting dari setiap proses produksi yang dilakukan. Kualitas dapat diartikan sebagai kesesuaian antara spesifikasi yang diinginkan dengan spesifikasi eksisting produk Semua perusahaan selalu berusaha untuk menciptakan produk dengan kualitas yang sebaik mungkin dengan tujuan agar dapat bersaing dalam bisnis, dan semua perusahaan juga akan membuat sistem pengendalian kualitas yang sesuai dengan kebutuhannya dan yang paling menguntungkan. Sistem pengendalian yang diciptakan ini bertujuan untuk seleksi semua produk yang dihasilkan sehingga produk yang diterima oleh konsumen adalah produk dengan kualitas terbaik. Produk non pupuk saat ini sedang diproduksi dan dikembangkan oleh PT Petrokimia Gresik dibawah tanggung jawab Departemen produksi IIA. Produk yang dihasilkan department IIA adalah pupuk Phonska dan Fosfat dengan perbandingan 15:15:15. Kualitas merupakan karakteristik yang sedang dikembangkan oleh Departemen Produksi IIA agar produk tersebut dapat diterima oleh pasar atau konsumen. Tugas khusus yang diberikan oleh Departemen Produksi IIA adalah menganalisa dan memberikan usulan perbaikan pada kandungan unsur hara pupuk NPK di pabrik Phonska I. Analisa tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah produk yang dihasilkan Departemen Produksi IIA telah terkendali dengan menggunakan batasan yang ditetapkan perusahaan yaitu ±8% 13.8-16.2 dan apakah produk yang dihasilkan telah sesuai dengan spesifikasi. Peta kendali rata-rata ( kandungan unsur hara N dari perhitungan statistik memiliki batas atas sebesar 15.179, batas bawah sebesar 13.381 dan rata-rata sebesar 14.28. Pada peta kendali selisih (R) kandungan N memiliki batas atas sebesar 2.262, batas bawah sebesar 0 dan rata-rata sebesar 0.879. Peta kendali rata-rata ( kandungan unsur hara P2O5 dari perhitungan statistik memiliki batas atas sebesar 17.792, batas bawah sebesar 13.353 dan rata-rata sebesar 15.573. Pada peta kendali selisih (R) kandungan P2O5 memiliki batas atas sebesar 5.585, batas bawah sebesar 0 dan rata-rata sebesar 2.170. Peta kendali rata-rata ( kandungan unsur hara K2O dari perhitungan statistik memiliki batas atas sebesar 16.785, batas bawah sebesar 12.613 dan rata-rata sebesar 14.699. Pada peta kendali selisih (R) kandungan K2O memiliki batas atas sebesar 5.248, batas bawah sebesar 0 dan rata-rata sebesar 2.039. perhitungan kapabilitas proses kandungan NPK, kandungan P memiliki nilai kapabilitas yang paling jauh dari angka 1, hal ini berarti dalam menjaga kestabilan kandungan P tidak capable atau belum baik. Permasalahan terkait Quality Control yang sering muncul di Phonska I adalah tingginya produk offspec baik disebabkan ukuran mesh ataupun kandungan unsur kimianya. Sehingga penanggulangan yang dilakukan adalah dengan me-rework seluruh produk yang off spec tersebut.

Item Type: Monograph (Project Report (PKL, Magang D3, Praktek Kerja Profesi Apoteker))
Uncontrolled Keywords: Kualitas, Peta Kendali ( dan (R), offspec, Cp&Cpk
Subjects: Engineering > Industrial Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Industrial Engineering Study Program
Depositing User: Users 3628 not found.
Date Deposited: 15 Nov 2016 04:36
Last Modified: 15 Nov 2016 04:36
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/8985

Actions (login required)

View Item View Item