Laporan kerja praktek PT. Tunas Baru Lampung- Sidoarjo 8 Januari- 3 Maret 2007

Kusuma, David Wicaksana (2007) Laporan kerja praktek PT. Tunas Baru Lampung- Sidoarjo 8 Januari- 3 Maret 2007. Project Report (PKL, Magang D3, Praktek Kerja Profesi Apoteker). Faculty of Engineering, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (268kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (318kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (212kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (102kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (140kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (174kB)
[img]
Preview
Text (BAB 8)
BAB 8.pdf

Download (54kB) | Preview

Abstract

PT. Tunas Baru Lampung berlokasi di daerah Gedangan , Sidoarjo. Pabrik beroperasi dengan kapasitas 300 Ton /hari. Adapun perincian profil PT. Tunas Baru Lampung adalah sebagai berikut : 1. Bentuk perusahaan : PT 2. Sistem organisasi : Garis 3. Jumlah tenaga kerja : orang 69 4. Sistem operasi : Kontinyu 5. Lama operasi : 24 jam/hari PT. Tunas Baru Lampung merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan minyak kelapa sawit yang menghasilkan dua macam produk yaitu produk utama berupa minyak goreng dan produk samping berupa stearin. Mayoritas bahan baku minyak goreng adalah CPO yang berasal dari Kalimantan dan Sumatera. Proses pengolahan CPO menjadi minyak goreng dibagi menjadi dua tahap yaitu tahap refinery dan tahap fraksinasi. Pada refinery plant CPO diolah menjadi RBDPO. Proses refinery dibagi menjadi tiga proses yaitu : 1. Proses degumming yaitu penambahan phosporic acid pada CPO untuk mengikat getah; 2. Proses bleaching yaitu penambahan bleaching earth pada CPO untuk pemucatan wama sehingga warn a merah CPO berubah menjadi kuning; 3. Proses deodorising yaitu proses penghilangan bau yang terdapat pada RBPO. Untuk proses fraksinasi, RBDPO diolah menjadi olein dan stearin. Proses fraksinasi dibagi menjadi dua proses yaitu : 1. Proses kristalisasi yaitu proses pembentukan kristal stearin dalam crystallizer; 2. Proses filtrasi yaitu proses pemisahan olein dan stearin dengan filter press. Untuk menunjang proses produksi diperlukan unit utilitas, yang meliputi sub unit penyediaan air, sub unit penyediaan steam, sub unit penyediaan listrik,dan sub unit pengolahan limbah. Analisa bahan di setiap proses dilakukan oleh bagian quality control. Sampel CPO diambil pada waktu CPO masuk pelabuhan dan analisanya dilakukan di pabrik, sedang analisa RBPO dan RBDPO dilakukan di pabrik. Tugas khusus dalam kerja praktek ini adalah membandingkan jumlah plate dan frame dari filter press didasarkan pada perhitungan teoritis dengan jumlah plate dan frame pada filter press yang dipakai di pabrik, dan menghitung Specific Cake Resistance (a) dan Resistance of Filter Medium (Rm) untuk filtrasi slurry dari olein (cairan) dan stearin (padatan). Dari hasil perhitungan jumlah plate dan frame yang dibutuhkan adalah 33 buah, sedangkan jumlah plate dan frame yang dipakai di pabrik adalah 43 buah. Hasil perhitungan Specific Cake Resistance adalah 6,8634 x 10 5 m/kg dan hasil perhitungan untuk Resistance of Filter Medium adalah 2,1158 x 10 10m-1

Item Type: Monograph (Project Report (PKL, Magang D3, Praktek Kerja Profesi Apoteker))
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Engineering" not defined]
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 03 Mar 2017 08:41
Last Modified: 03 Mar 2017 08:41
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/9109

Actions (login required)

View Item View Item