Pengendalian mutu pembuatan roti manis dengan kapasitas produksi 250 kg tepung terigu/hari

Muriana, Evi (2013) Pengendalian mutu pembuatan roti manis dengan kapasitas produksi 250 kg tepung terigu/hari. Technical Report (Perencanaan Unit Pengolahan Pangan, Makalah Komprehensif). Widya Mandala Catholic University Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf

Download (5MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
bab 1.pdf

Download (88kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (219kB)
[img] Text (BAB 3)
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (151kB)
[img] Text (BAB 4)
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (113kB)
[img] Text (BAB 5)
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (286kB)
[img] Text (BAB 6)
bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (161kB)
[img] Text (BAB 7)
bab 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (93kB)
[img]
Preview
Text (BAB 8)
bab 8.pdf

Download (98kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (387kB)

Abstract

Roti merupakan salah satu produk pangan yang digemari oleh masyarakat Indonesia karena penyajiannya praktis dan mudah dibawa kemana-mana. Perusahaan harus memiliki suatu sistem pengawasan mutu untuk menampilkan produk roti manis yang senantiasa berkualitas agar tetap berada pada standar yang dapat diterima oleh konsumen. Unit pengendalian mutu direncanakan pada home industry dengan kapasitas 250 kg tepung terigu per hari di Pasuruan. Pengawasan mutu yang dilakukan meliputi pengawasan bahan baku (raw material control), pengawasan proses produksi (process control), dan pengawasan produk akhir (finished product inspection). Ada dua aspek yang menentukan kelayakan suatu unit pengawasan mutu, yaitu aspek teknis dan aspek ekonomis. Aspek teknis meliputi sumber daya manusia, prosedur dan pelaksanaan kegiatan pengawasan mutu, serta sarana dan prasarana yang digunakan. Seluruh pelaksanaan kegiatan pengawasan mutu dicatat dalam lembar check sheet. Dari segi ekonomis, unit pengawasan mutu dikatakan layak apabila tidak melebihi 4% dari total biaya produksi. Perencanaan unit pengendalian mutu home industry dengan kapasitas 250 kg tepung terigu per hari dapat dikatakan layak secara teknis karena didukung sumber daya manusia yang memenuhi persyaratan, metode pengujian yang akurat dan valid serta metode sampling dan jumlah sampel yang diambil sesuai dengan standar. Lokasi laboratorium yang strategis, serta tersedianya peralatan, bahan kimia, dan utilitas dalam jumlah dan kondisi yang memadai juga turut mendukung kelayakan unit pengendalian mutu secara teknis. Unit pengendalian mutu roti manis yang direncanakan juga dapat dikatakan layak secara ekonomis karena biaya pengendalian mutu per kemasan roti manis adalah Rp. 35,63 dengan persentase sebesar 1,78% dari total biaya produksi.

Item Type: Monograph (Technical Report (Perencanaan Unit Pengolahan Pangan, Makalah Komprehensif))
Uncontrolled Keywords: Roti manis, pengendalian mutu
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Thomas Aryanatan Lena
Date Deposited: 06 Jan 2017 07:50
Last Modified: 06 Jan 2017 07:50
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/9275

Actions (login required)

View Item View Item