Efektifitas terapi Saline Nasal Spray terhadap perubahan waktu transport mukosiliar hidung penderita rinitis alergi

Subagiarta, I Komang Agus (2016) Efektifitas terapi Saline Nasal Spray terhadap perubahan waktu transport mukosiliar hidung penderita rinitis alergi. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (765kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (191kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (579kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (153kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (214kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 6)
BAB 6.pdf

Download (247kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penangan rhinitis alergi sebagai penyakit yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup, produktivitas kerja, prestasi di sekolah, dan gangguan dalam fungsi fisiologis hidung dengan gejalanya yang berulang sehingga diperlukan pengobatan yang efektif. Larutan pencuci hidung dengan saline isotonis menggunakan metode semprot hidung (Saline Nasal Spray) dipercaya dapat mengurangi gejala akibat rhinitis alergi dengan cara membersihkan sekret, mengurangi edema, dan mengeluarkan bahan-bahan berbahaya yang masuk bersama udara pernafasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai efektifitas Saline Nasal Spray terhadap perubahan waktu transport mukosiliar hidung penderita rinitis alergi. Metode: Penelitian Eksperimental pre-post test with control group design. Waktu transport mukosiliar diukur menggunakan uji sakarin terhadap 20 sampel pada kelompok perlakuan dengan pemberian saline nasal spray dan 20 sampel pada kelompok kontrol tanpa pemberian saline nasal spray. Hasil: Berdasarkan hasil analisis Mann-Whitney untuk kelompok perlakuan dan kelompok kontrol diperoleh hasil yang signifikan p= 0,000 (p<0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna waktu transport mukosiliar hidung setelah dilakukan terapi selama 7 hari. Penggunaan saline nasal spray sebagai terapi tambahan dalam penanganan rinitis alergi mampu memperbaiki waktu bersihan mukosiliar hidung lebih cepat dibandingkan dengan hanya memberikan terapi standar. Rerata waktu transport mukosiliar sebelum perlakuan pada kelompok perlakuan adalah 10,57 (SD  4,69) menit dan pada kelompok kontrol 9,05 (SD  4,36) menit. Rerata waktu transport mukosiliar setelah 7 hari terapi pada kelompok perlakuan adalah 6,22 (SD  3,53) menit dan pada kelompok kontrol adalah 6,42 (SD  3,94) menit.. Rerata perbaikan waktu transport mukosiliar yang didapatkan pada kelompok perlakuan adalah 4,53 (SD  1,51) menit dan pada kelompok kontrol adalah 3,00 (SD  1,54) menit. Kesimpulan: Terapi tambahan saline nasal spray pada penderita rinitis alergi memiliki efek yang lebih baik pada pengukuran waktu transport mukosiliar daripada tanpa pemberian saline nasal spray.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Rinitis alergi, Saline Nasal Spray, waktu transport mukosiliar.
Subjects: Medicine
Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 3651 not found.
Date Deposited: 16 Jan 2017 03:40
Last Modified: 18 Jan 2017 04:41
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/9297

Actions (login required)

View Item View Item