Perbandingan astigmatisma pra dan pasca operasi katarak dengan teknik fakoemulsifikasi di Rumah Sakit PHC Surabaya

Samatha, Okky Imanuel (2016) Perbandingan astigmatisma pra dan pasca operasi katarak dengan teknik fakoemulsifikasi di Rumah Sakit PHC Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (283kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (513kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (440kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (642kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (306kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 6)
BAB 6.pdf

Download (439kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (739kB) | Request a copy

Abstract

Astigmatisma merupakan salah satu kelainan refaraksi yang menghasilkan suatu bayangan dengan titik atau garis fokus multiple. Astigmatisma dapat terjadi salah satunya disebabkan oleh operasi yang bisa disebut Surgically Induced Astigmatism (SIA). Operasi katarak merupakan salah satu penyebab SIA. Penelitian ini bertujuan menganalisa perbandingan astigmatisma pra dan pasca operasi katarak dengan teknik fakoemulsifikasi di Rumah Sakit PHC Surabaya. Penelitian ini merupakan studi analitik komparasi dengan rancangan penelitian observasional pre post test design dan metode sampling quota sampling. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien katarak senilis dengan usia ≥ 50 tahun yang menjalani operasi katarak dengan teknik fakoemulsifikasi di Rumah Sakit PHC Surabaya bulan Juni-Agustus 2016. Empat puluh pasien pasca operasi yang melakukan follow up 4-8 minggu (22 Agustus-28 September 2016), dilakukan oleh operator yang sama, dan memiliki data astigmatisma pra operasi, dilakukan pemeriksaan keratometri untuk melihat astigmatisma pasca operasi. Uji komparasi rangking bertanda Wilcoxon dilakukan untuk mengetahui perbandingan antar variabel. Terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara astigmatisma pra operasi dibandingkan pasca operasi (p=0.012). Kesimpulan penelitian ini yaitu terjadi penurunan astigmatisma pasca operasi (0.9013 D) dibandingkan pra operasi (1.0627) dengan teknik fakoemulsifikasi di Rumah Sakit PHC Surabaya

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Astigmatisma, Katarak, Fakoemulsifikasi
Subjects: Medicine
Medicine > RE Ophthalmology
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 3692 not found.
Date Deposited: 18 Jan 2017 02:34
Last Modified: 18 Jan 2017 02:34
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/9393

Actions (login required)

View Item View Item