Hubungan penggunaan KB suntik DMPA dengan perubahan berat badan di Rumah Sakit "X" Surabaya

Rofiq, Rofiqi (2016) Hubungan penggunaan KB suntik DMPA dengan perubahan berat badan di Rumah Sakit "X" Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (935kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (368kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (520kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (448kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (610kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (274kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 6)
BAB 6.pdf

Download (327kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (513kB) | Request a copy

Abstract

Depo Medroxyprogesteron Asetat (DMPA) atau bisa juga disebut Depo Provera ini adalah 6-alfa-medroksiprogesteron yang digunakan untuk tujuan kontrasepsi parenteral, mempunyai efek progestagen yang kuat dan sangat efektif. Peningkatan berat badan merupakan salah satu efek samping dari penggunaan Depo Medroksiprogeseron Asetat (DMPA). Efek samping suatu metode kontrasepsi merupakan suatu pertimbangan para akseptor untuk memilih kontrasepsi yang tepat untuknya. Efek penambahan berat badan pada suntik DMPA disebabkan karena DMPA merangsang pusat pengendali nafsu makan di hipotalamus yang menyebabkan akseptor makan lebih banyak dari biasanya disertai peningkatan penimbunan simpanan lemak, walaupun mungkin juga terdapat efek anabolik ringan. Peningkatan berat badan yang dialami mulai dari 1 hingga 2kg setelah 1 tahun penggunaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan KB suntik DMPA dengan perubahan berat badan di rumah sakit “X” Surabaya. Jenis Penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan penelitian cross sectional dan pendekatan secara retrospective yaitu dengan pengambilan data yang hanya di lakukan satu kali menggunakan rekam medis. Penelitian dilakukan di rumah sakit “X” surabaya. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh akseptor KB suntik DMPA di Rumah Sakit “X” Surabaya dari bulan Januari 2006 – Agustus 2016. Sampel pada penelitian ini sebanyak 74 subjek penelitian yang diambil dari data rekam medis pasien, 74 subjek tersebut didapatkan akseptor KB suntik DMPA yang paling banyak adalah paritas 1 anak sedangkan yang paling sedikit adalah paritas 3 anak. Didapatkan juga paritas dengan berat badan paling besar adalah paritas 3 anak sedangkan yang paling kecil adalah paritas 1 anak. Hasil penelitian ini didapatkan hubungan yang signifikan antara penggunaan KB suntik DMPA dengan peningkatan berat badan. Terdapat kecenderungan peningkatan berat badan pada suntikan pertama dan kedua, sedangkan setelah suntikan ketiga dan keempat mengalami peningkatan yang signifikan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Medicine" not defined]
Uncontrolled Keywords: DMPA, depo medroxyprogesteron asetat, berat badan
Subjects: Medicine
Medicine > R Medicine (General)
Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 3668 not found.
Date Deposited: 17 Jan 2017 04:28
Last Modified: 17 Jan 2017 04:28
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/9445

Actions (login required)

View Item View Item