Hubungan frekuensi senam lanjut usia (Lansia) dengan tekanan darah pada Lansia penderita hipertensi

Paramitha, Sarkaraning Dian Pratnya (2016) Hubungan frekuensi senam lanjut usia (Lansia) dengan tekanan darah pada Lansia penderita hipertensi. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (999kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (145kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (381kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (318kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (207kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (146kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 6)
BAB 6.pdf

Download (115kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Indonesia termasuk salah satu negara di Asia yang menduduki peringkat lima besar dunia dengan pertumbuhan penduduk lanjut usia (lansia) yang meningkat secara cepat tiap tahunnya. Kelompok lansia ini rentan terhadap penyakit. Hipertensi merupakan penyakit nomer satu yang sering terjadi pada lansia, namun hipertensi dapat dikontrol dengan banyak cara, salah satunya melakukan olahraga seperti senam. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari hubungan frekuensi senam lansia dengan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan mengambil data sekunder secara retrospektif dan analisis uji korelasi Spearman. Penelitian dilakukan di Panti Jompo Bhakti Luhur Surabaya tanggal 28 Agustus 2016. Data yang didapatkan untuk penelitian ini sebanyak 34 orang dengan kriteria data lansia usia ≥60 tahun, penderita hipertensi dan rutin melakukan senam lansia selama 8 minggu berturut-turut. Hasil penelitian menunjukan adanya: a) hubungan signifikan (p=0,048) dan negatif (r=-0.341) antara frekuensi senam lansia dengan tekanan darah sistolik pada lansia penderita hipertensi. b) hubungan signifikan (p=0.039) dan negatif (r=-0.356) antara frekuensi senam lansia dengan tekanan darah diastolik pada lansia penderita hipertensi. Pola negatif pada penelitian ini menunjukan bahwa semakin tinggi frekuensi senam maka semakin rendah tekanan darah sistolik maupun diastoliknya. Hal ini dikarenakan intensitas olahraga yang tinggi memungkinkan pembuluh darah tubuh melebar dan membuat aliran darah lebih lancar. Hasil ini memberi kontribusi kepada masyarakat bahwa senam lansia bisa dijadikan sebagai salah satu usaha untuk mengurangi kerentanan terhadap penyakit-penyakit pada lansia, terutama hipertensi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Medicine" not defined]
Uncontrolled Keywords: Lansia, frekuensi senam, tekanan darah
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 3730 not found.
Date Deposited: 20 Jan 2017 01:54
Last Modified: 20 Jan 2017 01:54
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/9464

Actions (login required)

View Item View Item