Pemanfaatan limbah bioetanol menjadi Pupuk Organik Cair (POC)

Lamuri, Rommy Adeputra and Maran, Apolonaris Ama (2016) Pemanfaatan limbah bioetanol menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Working Paper (Laporan Penelitian Laboratorium). Widya Mandala Catholic University Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (715kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (121kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (175kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (161kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (355kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (102kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (784kB) | Request a copy

Abstract

Semakin meningkatnya kebutuhan etanol sebagai bahan bakar (biofuel), pelarut dan sebagai bahan kimia dasar, maka industri bioetanol menjadi industri yang menjanjikan di masa mendatang. Perkembangan yang pesat ini akan meningkatkan jumlah limbah yang dihasilkan dan tentu menjadi masalah bagi produsen-produsen bioetanol berkaitan dengan kandungan senyawa organik yang terbawa bersama limbah yang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan. Pada proses pembuatan bioetanol 95% dari bahan baku tetes nira, karbohidrat atau lignoselulosa akan menghasilkan limbah cair dengan perbandingan 1 liter bioetanol:10 liter limbah cair. Perbandingan tersebut menunjukkan banyaknya limbah yang dihasilkan dengan kandungan senyawa organik yang berpotensi pada penurunan kualitas lingkungan apabila dibuang ke lingkungan tanpa dilakukan penanganan terlebih dahulu. Oleh karena itu, diperlukan suatu pengolahan yang baik dan benar, salah satunya dengan memanfaatkan EM-4 guna mendegradasi senyawa organik sehingga dapat diolah menjadi pupuk organik cair. Bahan baku limbah bioetanol diperoleh dari pabrik bioetanol yakni PT. Energi Agro Nusantara dan EM-4 (effective microorganism) diperoleh dari PT Songgulangit Persada. Pembuatan pupuk organik cair dilakukan dengan mencampur limbah cair bioetanol sebanyak 500 mL dengan EM-4 pada volume yang divariasikan yakni; 20, 40, 60, 80 dan 100 mL, kemudian dilakukan fermentasi dengan variasi waktu 3, 6, 9, 12 dan 15 hari. Fermentasi dilakukan untuk memberi kesempatan effective microorganism (EM-4) mendegradasi senyawa-senyawa organik menjadi yang lebih sederhana, sehingga dapat meningkatkan kadar N, P dan K. Pengukuran kadar N, P, dan K dilakukan sebelum dan sesudah proses fermentasi untuk mengetahui adanya perubahan kadar. Sebelum fermentasi, kadar N diperoleh sebesar o,2447%, P2O5 sebesar 0,0733%, dan K2O sebesar 1,9188%. Setelah dilakukan fermentasi menggunakan EM-4, diperoleh kadar N, P, dan K tertinggi yaitu pada hari ke-9 dengan penambahan EM-4 sebanyak 100 mL denga kadar N sebesar 0,4178%, kadar P2O5 sebesar 0,1782% dan kadar K2O sebesar 2,1636%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kadar nitrogen, fosfor dan kalium sudah memenuhi syarat kadar SNI.

Item Type: Monograph (Working Paper (Laporan Penelitian Laboratorium))
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Engineering" not defined]
Subjects: Agriculture and Food Technology > Agriculture (General)
Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Users 3756 not found.
Date Deposited: 25 Jan 2017 02:21
Last Modified: 07 Feb 2017 03:36
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/9543

Actions (login required)

View Item View Item