Hubungan frekuensi dan lamanya senam dengan kejadian jatuh di Bhakti Luhur, Tropodo

Lobo, Fabiola Idinha de Costa (2016) Hubungan frekuensi dan lamanya senam dengan kejadian jatuh di Bhakti Luhur, Tropodo. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (803kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (31kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (884kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (535kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (452kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (289kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 6)
BAB VI.pdf

Download (295kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran .pdf
Restricted to Registered users only

Download (702kB) | Request a copy

Abstract

Jatuh merupakan suatu kejadian yang mengakibatkan seseorang secara tidak sengaja terletak pada tanah, lantai, atau ke tingkat lebih rendah lainnya. Jatuh sering dialami oleh para lansia. Kejadian jatuh pada lansia semakin meningkat setiap tahun seiring dengan bertambahnya umur harapan hidup. Kejadian jatuh yang terus meningkat ini berisiko menyebabkan komplikasi yang dapat merugikan penderita dan orang-orang sekitar. Salah satu pencegahan jatuh pada lansia yang terbukti efektif adalah senam Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari hubungan antara frekuensi dan lamanya senam pada lansia terhadap angka kejadian jatuh, dengan cara melakukan wawancara terpadu dan mengevaluasi daftar kehadiran senam yang dilakukan oleh para lansia selama kurun waktu 6 bulan. Desain penelitian adalah analitik cross sectional. Jumlah subyek penelitian adalah sebanyak 34 orang. Angka riwayat kejadian jatuh didapat adalah sebanyak 26,47 % subyek yang mengalami dengan kejadian jatuh sekali sebanyak 23,53%; sebanyak 2,94% subyek yang mengalami jatuh lebih dari sekali dan 73,53% subyek tidak pernah mengalami jatuh. Pada penelitian ini terdapat sebanyak 47,06% subyek yang mengikuti program senam ≥ 3 kali seminggu atau ≥ 12 kali per bulan dalam 6 bulan terakhir; 26,47% subyek mengikuti senam < 3 kali seminggu atau < 12 kali per bulan dalam 6 bulan terakhir; 17,65% subyek mengikuti senam ≥3 kali seminggu dan ≥ 12 kali perbulan tetapi belum sampai 6 bulan mengikuti senam; dan 8,82% subyek mengikuti senam < 3 kali seminggu dan < 12 kali perbulan tetapi belum sampai 6 bulan mengikuti senam. Berdasarkan kelompok usia, kelompok usia yang banyak mengalami jatuh adalah yang berusia 75-90 tahun dan yang tidak pernah mengalami jatuh banyak dijumpai pada lansia berumur 60-74 tahun. Berdasarkan frekuensi senam, lansia yang tidak pernah mengalami jatuh banyak pada lansia dengan frekuensi senam ≥ 3 kali seminggu atau ≥ 12 kali per bulan dalam 6 bulan terakhir, dan yang mengalami jatuh banyak pada lansia dengan frekuensi senam < 3 kali seminggu atau < 12 kali per bulan dalam 6 bulan terakhir. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa mayoritas lansia menjalani senam sebanyak ≥ 3 kali seminggu atau ≥ 12 kali per bulan dalam 6 bulan terakhir. Mayoritas lansia tidak mengalami jatuh. Dari hasil uji korelasi Spearman didapatkan adanya korelasi yang signifikan antara frekuensi dan lamanya senam dengan kejadian jatuh.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Lansia, Jatuh, Frekuensi dan Lamanya senam
Subjects: Medicine
Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 3738 not found.
Date Deposited: 25 Jan 2017 02:18
Last Modified: 25 Jan 2017 02:18
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/9567

Actions (login required)

View Item View Item