Kebebasan menurut Immanuel Kant dalam groundwork for the metaphysics of morals

Perdana, Kurniawan Windu (2017) Kebebasan menurut Immanuel Kant dalam groundwork for the metaphysics of morals. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
BAGIAN AWAL SKRIPSI.pdf

Download (9MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (138kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (235kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (238kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (125kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini membahas pengertian kebebasan sebagaimana dirumuskan oleh Immanuel Kant dalam bukunya yang berjudul Groundwork for The Metaphysic of Morals. Kebebasan yang dimaksudkan dalam skripsi ini adalah kebebasan dalam konteks moral. Kebebasan merupakan kenyataan yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Pada umumnya, kebebasan diartikan dengan cara langsung menunjukkan tindakan. Meskipun demikian, kebebasan tidaklah mudah dimengerti. Memahami kebebasan selalu juga dituntut memahami tanggung jawab, determinisme dan bahkan mengenai moralitas itu sendiri. Mereka selalu berkaitan. Kesulitan dalam memahami kebebasan terjadi karena tidak adanya kepastian mengenai pengertian moralitas, tanggung jawab dan determinisme. Pandangan kebebasan dalam kaitannya dengan determinisme dapat digolongkan menjadi compatibilism dan incompatibilism. Compatibilism memahami kebebasan sebagai kesesuaian dengan determinisme. Penganut pandangan ini sangat meyakini bahwa argumentasi mereka dapat menjelaskan dengan baik gagasan tentang tanggung jawab, determinisme dan moralitas. Sementara itu, para penganut incompatibilism menilai bahwa kebebasan yang sesuai dengan determinisme tidak dapat diartikan sebagai kebebasan. Kant berpihak pada incompatibilism. Ia menambahkan bahwa determinisme tidak dapat dianggap sebagai kebebasan karena tidak berciri rasional. Dengan demikian, penelitian terhadap kebebasan menurut Kant diharapkan memberikan pengertian kebebasan dengan tepat. Skripsi ini ingin menunjukkan bahwa Kant memahami kebebasan sebagai paradoks tindakan manusia yang dapat dipengaruhi oleh determinisme alam namun juga otonom. Pengertian tersebut berimplikasi pada kritik compatibilism dan moralitas.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: .
Subjects: Philosophy
Divisions: Faculty of Philosophy > Philosophy Science Study Program
Depositing User: Kurniawan Windu Perdana
Date Deposited: 26 Jan 2017 05:33
Last Modified: 26 Jan 2017 05:33
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/9611

Actions (login required)

View Item View Item