Uji aktivitas antibakteri minyak atsiri kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle) terhadap Streptococcus pyogenes

Wong, Mei Ly (2017) Uji aktivitas antibakteri minyak atsiri kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle) terhadap Streptococcus pyogenes. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (614kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (315kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (498kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (459kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (578kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (237kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (720kB) | Request a copy

Abstract

Streptococcus pyogenes merupakan salah satu bakteri yang hidup pada flora normal mulut dan tenggorokan manusia. Dalam kulit buah jeruk terdapat komponen senyawa minyak atsiri yang bermanfaat sebagai antibakteri salah satunya limonen.Tujuan penelitian ini adalah menguji aktivitas antibakteri minyak atsiri kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle) terhadap Streptococcus pyogenes. Minyak atsiri diisolasi menggunakan metode destilasi uap-air. Minyak atsiri kemudian dilarutkan dengan DMSO 10% dan Tween 80 0,5% sehingga tercapai konsentrasi 12,5%, 25%, 50% dan 100%. Amoksisilin 4 mg/ml digunakan sebagai kontrol positif. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumuran pada media MHA. Pengujian Kadar Hambat Minimum (KHM) dan Kadar Bunuh Minimum (KBM) menggunakan metode mikrodilusi dilakukan dengan uji pengenceran berderet menggunakan mikroplate 96 wells dengan media MHB. Pengamatan dilakukan dengan pengukuran Densitas Optik (DO) pada panjang gelombang 570nm menggunakan mikroplate reader MultiskanTM GO Microplate Spectrophotometer. Hasil pengujian menunjukkan minyak atsiri kulit buah jeruk nipis dengan konsentrasi 12,5%, 25%, 50% dan 100% masing-masing menghasilkan rata-rata DHP secara berturut-turut sebesar 6,0mm, 8,4mm, 10,6mm, dan 12,8mm. Data diameter zona hambat pertumbuhan dianalisis secara statistik menggunakan uji One-Way Anova kemudian dilanjutkan dengan uji statistik Honestly Significant Difference (HSD) menurut Tuckey. Hasil statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan dari masing-masing konsentrasi minyak atsiri kulit buah jeruk nipis terhadap Streptococcus pyogenes.Semakin besar konsentrasi minyak atsiri, maka semakin luas daerah hambatan pertumbuhannya terhadap Streptococcus pyogenes. Dari hasil pengujian didapatkan pula KHM sebesar 1,87% dan KBM sebesar 7,5%. Berdasarkan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT), senyawa terpenoid terdapat dalam minyak atsiri kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Jeruk Nipis, Antibakteri, Minyak Atsiri, Streptococcus pyogenes
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 3776 not found.
Date Deposited: 08 Feb 2017 03:30
Last Modified: 08 Feb 2017 03:30
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/9801

Actions (login required)

View Item View Item