Hubungan antara merokok dengan kejadian tuberkulosis paru di RSUD Dr. Soewandhie Surabaya.

Soetioso, Vanessa Budiawan (2014) Hubungan antara merokok dengan kejadian tuberkulosis paru di RSUD Dr. Soewandhie Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (108kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (272kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (46kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (138kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (132kB)
[thumbnail of BAB 6]
Preview
Text (BAB 6)
Bab 6.pdf

Download (240kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN]
Preview
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf

Download (789kB) | Preview

Abstract

Tuberkulosis (TB) dan merokok merupakan dua masalah yang berdampak besar bagi kesehatan di dunia. Indonesia merupakan salah satu negara dengan insiden kasus TB tertinggi di dunia, dan merupakan negara konsumen rokok terbesar ketiga di dunia. Kebiasaan merokok tidak hanya dikaitkan dengan masalah kesehatan akibat penyakit tidak menular, tetapi juga dengan peningkatan risiko kesakitan dan kematian akibat penyakit menular, seperti tuberkulosis (Mathers, 2012; Lian & Dorotheo, 2013; Baddeley, et al., 2013). Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan antara merokok dengan kejadian TB paru di RSUD Dr. Soewandhie Surabaya pada periode 10 Juli hingga 30 September 2014. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelatif. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling technique pada populasi TB paru di poli paru RSUD Dr. Soewandhie Surabaya. Data diambil dari 31 pasien laki-laki yang berusia di atas 18 tahun, terdiagnosis TB paru secara mikroskopis dengan pemeriksaan sputum BTA, maupun secara radiologis melalui foto toraks. Data yang telah terkumpul disajikan dalam bentuk tabulasi menurut berbagai determinan, dan dianalisis menggunakan teknik uji korelasi Spearman. Pada penelitian ini, hasil analisis hubungan antara kebiasaan merokok dengan derajat kepositivan sputum BTA tidak signifikan (p = 0,870), sedangkan hubungan yang signifikan terdapat pada analisis antara hasil pemeriksaan foto toraks dengan kebiasaan merokok (p = 0,048) dan pada analisis hubungan antara pemeriksaan foto toraks dengan derajat kepositivan sputum BTA (p = 0,013). Berdasarkan hasil dari penelitian, korelasi antara kebiasaan merokok dengan hasil pemeriksaan foto toraks rendah, sedangkan derajat kepositivan pemeriksaan sputum BTA dengan hasil pemeriksaan foto toraks berkorelasi sedang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Medicine" not defined]
Uncontrolled Keywords: Laki-laki, tuberkulosis paru, Basil Tahan Asam (BTA) positif, abnormalitas parenkim paru, merokok.
Subjects: Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 03 Feb 2015 03:18
Last Modified: 03 Feb 2015 03:18
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/1268

Actions (login required)

View Item View Item