Uji aktivitas ekstrak buah pare (Momordica charantia) sebagai antibakteri dan antijamur

Panala, Rahel Primasita and Seran, Stevani Noviyanti (2019) Uji aktivitas ekstrak buah pare (Momordica charantia) sebagai antibakteri dan antijamur. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (15kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (182kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (167kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (255kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (276kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (696kB) | Request a copy

Abstract

Green-antibakteri merupakan alternatif lain sebagai antibiotik. Salah satu bahan alami yang bersifat green-antibakteri adalah buah pare (Momordica charantia). Buah pare memiliki senyawa yang berfungsi sebagai antibakteri, antijamur, antivirus dan anti karsinogenik. Hal ini disebabkan buah pare memiliki senyawa aktif yang diantaranya adalah alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan fenol. Dalam penelitian ini buah pare diekstrak dengan pengekstrak akuades secara maserasi kemudian crude ekstrak tersebut dipergunakan untuk uji antibakteri dan antijamur. Proses ekstraksi diawali dengan memaserasi serbuk pare dengan variasi perbandingan berat buah pare dengan pengekstrak akuades 1:40, 1:20, 1:13,3, dan 1:10 dalam 200 ml akuades selama 24 jam. Filtrat kemudian disaring dan dikeringkan dengan menggunakan oven selama 10 jam. Setelah diperoleh crude ekstrak, crude ekstrak tersebut dipergunakan untuk uji fitokimia, uji komponen fenolik menggunakan metode TPC (Total Phenolic Content), uji antibakteri antijamur. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ekstrak mengandung saponin, alkaliod dan tanin dengan nilai TPC tertinggi terdapat pada perbandingan ekstrak buah pare dengan volume akuades 1:10 dengan nilai 0,3390 g GAE/ g sampel. Daya hambat antibakteri paling kuat ditemukan pada perbandingan ekstrak buah pare dengan volume akuades 1:10 dengan rata-rata zona hambat sebesar 14,5 ± 2,12 mm atau daya hambat sebesar 74%. Untuk antijamur, zona hambat hanya ditemukan pada perbandingan ekstrak buah pare dengan volume akuades sebesar 1:13,3 dan 1:10 dengan rata-rata zona hambat sebesar 7±0,42 mm dan 8,65±0,71 mm atau daya hambat sebesar 37% dan 42%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Teknik Kimia
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Anggorowati, Adriana Anteng
NIDN0728026101
adrianaanteng@gmail.com
Thesis advisor
Santoso, Shella Permatasari
NIDN0709119004
shella@ukwms.ac.id
Subjects: Engineering
Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Users 8572 not found.
Date Deposited: 28 Jul 2020 02:14
Last Modified: 16 May 2022 22:30
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/22454

Actions (login required)

View Item View Item