Sikap anak menghadapi bahaya orang tak dikenal sebelum dan sesudah pemberian dongeng

Tjandra, Silviani (2005) Sikap anak menghadapi bahaya orang tak dikenal sebelum dan sesudah pemberian dongeng. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (301kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (183kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (508kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (246kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (943kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (302kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (391kB)

Abstract

Memasuki usia kanak-kanak, anak tidak lagi takut terhadap orang dewasa tak dikenal. Bila anak kurang mampu membedakan apakah orang dewasa tak dikenal tersebut mengancam keselamatan dirinya atau tidak, maka dapat membahayakan keselamatan dirinya. Oleh karena itu dibutuhkan pengalaman untuk mengenal apakah situasi bahaya tersebut mengancam dirinya atau tidak. Pengalaman tersebut dapat diberikan dalam bentuk dongeng sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan sikap anak menghadapi bahaya orang tak dikenal sebelum dan sesudah pemberian dongeng. Subjek penelitian ini (N=10) adalah anak yang berusia 6-7 tahun, sedang mengenyam pendidikan sekolah dasar kelas satu, rentan terhadap bahaya orang tak dikenal, menyukai cerita binatang, dan perkembangan kognitifnya berada pada tahap praopersional. Oleh karena penelitian ini menggunakan metode eksperimen maka subjek dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diberi perlakuan dan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah pemberian dongeng yang telah dimodifikasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala. Penentuan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan tanpa pengacakan guna meminimalkan pertemuan antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik t-tes sampel berpasangan dan t-tes sampel independen. Dari hasil analisis t-tes sampel berpasangan didapatkan koefisien (t) sebesar 2.935 dan p = 0.043 (p < 0.05) yang berarti ada perbedaan sikap anak menghadapi bahaya orang tak dikenal sebelum dan sesudah pemberian dongeng pada kelompok eksperimen dan tidak ada perbedaan sikap anak menghadapi bahaya orang tak dikenal sebelum dan sesudah pemberian dongeng pada kelompok kontrol dengan nilai koefisien (t) sebesar -0.918 dan p = 0.410 (p > 0.05). Dengan demikian ada perbedaan sikap anak menghadapi bahaya orang tak dikenal sebelum dan sesudah pemberian dongeng.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Sikap, bahaya orang tak dikenal, dan dongeng
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 28 Oct 2016 07:56
Last Modified: 28 Oct 2016 07:56
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2400

Actions (login required)

View Item View Item