Kekerapan mengunjungi tempat hiburan malam dan kecenderungan berkepribadian antisosial pada individu usia dewasa awal di Surabaya

Listya, . (2005) Kekerapan mengunjungi tempat hiburan malam dan kecenderungan berkepribadian antisosial pada individu usia dewasa awal di Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (392kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (177kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (446kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (279kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (554kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (384kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (860kB)

Abstract

Periode dewasa awal merupakan periode yang memegang peranan penting menuju masa dewasa. Pada masa ini individu mulai memerankan peranan-peranan baru dan harapan-harapan sosial. Tekanan-tekanan ini dapat menyebabkan seseorang mengalami stress. Untuk mengatasi stres tersebut individu dapat melakukan bermacam-macam cara, salah satunya yaitu dengan mengunjungi tempat hiburan malam. Pada tempat hiburan malam yang dinilai rawan seperti diskotik, pub, kelab malam, dan karaoke dewasa, sering kali terdapat stimulus-­stimulus negatif yang menyebabkan perilaku antisosial seperti narkoba, minuman beralkohol, striptease, dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan salah satu penyebab timbulnya kepribadian antisosial adalah pengaruh negatif dari kondisi sosial budaya. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kekerapan mengunjungi tempat hiburan malam dengan kecenderungan berkepribadian antisosial. Subjek penelitian (N=100) adalah pria berusia 18-25 tahun, tinggal di Surabaya Pusat dan dalam enam bulan terakhir pernah mengunjungi tempat hiburan malam yang telah ditentukan sebelumnya yaitu diskotik, pub, kelab malam dan karaoke dewasa. Pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Untuk teknik penghitungan menggunakan korelasi biserial dengan bantuan program SPSS 11.0 Hasil analisis mendapatkan koefisien korelasi (rbis) sebesar 0,9444 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara kekerapan mengunjungi tempat hiburan malam dengan kecenderungan berkepribadian antisosial. Semakin tinggi kekerapan mengunjungi tempat hiburan malam semakin tinggi pula kecenderungan berkepribadian antisosial. Sebaliknya semakin rendah kekerapan mengunjungi tempat hiburan malam, semakin rendah pula kecenderungan berkepribadian antisosial. Sumbangan variabel kekerapan mengunjungi tempat hiburan malam terhadap kecenderungan berperilaku antisosial sebesar 89,19% yang berarti masih ada 10.81% yang dipengaruhi oleh faktor penyebab kecenderungan berkepribadian antisosial lainnya seperti lingkungan keluarga, herediter dan sebagainya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Hiburan malam, kepribadian antisosial, dewasa awal.
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 28 Oct 2016 08:00
Last Modified: 28 Oct 2016 08:00
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2403

Actions (login required)

View Item View Item