Prarencana pabrik levulinic acid berbahan baku eceng gondok kapasitas produksi: 10.000 ton/tahun

Lunardi, Valentino Bervia, Gunawan, Fransiska and Andreas, Andreas (2021) Prarencana pabrik levulinic acid berbahan baku eceng gondok kapasitas produksi: 10.000 ton/tahun. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (374kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (126kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (162kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (297kB)
[thumbnail of BAB 6] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 7] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (996kB)
[thumbnail of BAB 8] Text (BAB 8)
BAB 8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (250kB)
[thumbnail of BAB 9] Text (BAB 9)
BAB 9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (76kB)
[thumbnail of BAB 10] Text (BAB 10)
BAB 10.pdf
Restricted to Registered users only

Download (235kB)
[thumbnail of BAB 11] Text (BAB 11)
BAB 11.pdf
Restricted to Registered users only

Download (299kB)
[thumbnail of BAB 12]
Preview
Text (BAB 12)
BAB 12.pdf

Download (97kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9MB)

Abstract

Biomassa merupakan sumber energi terbarukan yang dapat digunakan dalam produksi industrial. Biomassa memiliki kemampuan untuk dikonversi menjadi berbagai jenis bahan kimia, salah satunya adalah levulinic acid (LA). LA disebut sebagai multi-platform product. Poli-uretan merupakan produk terbesar yang dihasilkan di Indonesia dengan menggunakan turunan LA, yaitu levulinic acid gammavalerolactone. Selain itu LA juga diperlukan untuk produksi biodiesel dan bioetanol. Pada tahun 2020, diperlukan suplai LA sebanyak 88.634,46 ton untuk memenuhi kebutuhan tersebut sedangkan selama ini LA masih banyak diperoleh melalui impor dari luar negeri sehingga produksi LA di Indonesia memiliki peluang besar untuk direalisasikan. Proses pembuatan LA terdiri dari proses persiapan bahan baku (eceng gondok berkadar air 55%), produksi LA dan pemisahan serta pemurnian produk LA. Produksi LA dilakukan dengan 2 reaktor subkritis batch berpengaduk dengan jaket pemanas, yaitu reaktor-1 untuk mengkonversi selulosa menjadi C6-sugar dan C5-sugar serta hemiselulosa menjadi C5-sugar dengan kondisi operasi 220℃; 20,41 atm. Fase aqueous yang telah dipisahkan dari fase organik dengan menggunakan decanter dialirkan menuju reaktor-2 untuk mengkonversi C6-sugar menjadi 5-HMF melalui proses dehidrasi dimana reaksi berjalan pada suhu 160oC pada tekanan 20,68 bar, 5-HMF kemudian dihidrolisis membentuk produk utama LA dan produk samping asam format dengan kondisi operasi 180oC dengan tekanan 1 atm selama 1,5 jam. LA kemudian dipisahkan dari air dan asam format menggunakan vaporizer dan produk bottom dialirkan menuju menara distilasi 1 dan diperoleh kemurnian LA sebesar 90,11%, pemisahan lebih lanjut dilakukan di menara distilasi 2 memisahkan 5-HMF dan LA dengan kemurnian 99,10% (pengotor: 0,31% GVL dan 0,59% 5-HMF). Prarencana pabrik Levulinic Acid berbahan baku eceng gondok memiliki rincian sebagai berikut: Bentuk Perusahaan : Perseroan Terbatas (PT) Produksi : Levulinic acid (LA) dan 5-HMF (sebagai produk samping) Status Perusahaan : Swasta Kapasitas Produksi : 10.000 ton/tahun Hari Kerja Efektif : 330 hari/tahun Sistem Operasi : Semi batch Masa Konstruksi : 1,5 tahun Waktu Mulai Operasi : Tahun 2020 Bahan Baku : Eceng gondok Kapasitas Bahan Baku: 141,73 ton/hari Utilitas : • Air : Air sanitasi = 6,424 m3/hari Air proses = 48,68 m3/hari Air pendingin = 8.288,67 m3/hari Air umpan boiler = 150,59 m3/hari • Listrik : 497,32 kW • Bahan Bakar : Solar = 917,22 m3/bulan Jumlah Tenaga Kerja : 142 orang Lokasi Pabrik : Kawasan Industri Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan Luas Pabrik : 62.257,6 m2 Dari hasil analisa ekonomi yang telah dilakukan didapatkan: • Fixed Capital Investment (FCI) : Rp 537.608.415.210,89 • Working Capital Investment (WCI) : Rp 153.285.301.735,32 • Total Production Cost (TPC) : = Rp 2.093.552.698.174,37 • Penjualan per tahun : Rp 2.359.275.107.739,45 Analisa ekonomi dengan metode Discounted Cash Flow: • Rate of Return (ROR) sebelum pajak : 20,55% • Rate of Return (ROR) sesudah pajak : 14,52% • Rate of Equity (ROE) sebelum pajak : 39,59% • Rate of Equity (ROE) sesudah pajak : 28,31% • Pay Out Time (POT) sebelum pajak : 4 tahun • Pay Out Time (POT) sesudah pajak : 4 tahun 9 bulan. • Break Even Point (BEP) : 40,1% • Minimum Acceptable Rate of Return : 6,86%

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Teknik Kimia
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Yuliana, Maria
NIDN0706078605
mariayuliana@ukwms.ac.id
Thesis advisor
Ismadji, Suryadi
NIDN0721126901
suryadiismadji@yahoo.com
Subjects: Engineering
Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Users 9234 not found.
Date Deposited: 25 Jan 2021 14:38
Last Modified: 25 Jan 2021 14:38
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/24378

Actions (login required)

View Item View Item