Laporan kerja praktek desain proses pembuatan hidrogel komposit dari selulosa/TiO2 untuk adsorben dalam pengolahan air limbah

Heryanto, Michael and Kurniandra, Agatha Mariska Septantria (2020) Laporan kerja praktek desain proses pembuatan hidrogel komposit dari selulosa/TiO2 untuk adsorben dalam pengolahan air limbah. Project Report (PKL, PKIPP, Magang D3, Praktik Kerja Profesi Apoteker, Profesi Guru, Profesi Ners dan Profesi Insiyur). Faculty of Engineering, Surabaya. (Submitted)

[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (186kB) | Preview
[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (450kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (231kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (625kB)
[thumbnail of BAB 5]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V.pdf

Download (392kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (421kB)

Abstract

Selulosa, yang adalah polimer alami dan merupakan sumber terbarukan, dimanfaatkan dalam pembuatan hidrogel komposit. Hidrogel komposit dibuat dengan mengkombinasikan selulosa dan TiO2, yang kemudian akan dimanfaatkan sebagai adsorben dalam pengolahan air limbah. Hidrogel komposit selulosa/TiO2, selanjutnya disebut CELL-TIO2, memiliki kemampuan penyerapan yang baik terhadap berbagai jenis zat dalam air, misalnya pewarna, klorin, dan logam terlarut dalam air. Adanya partikel TiO2 dalam CELL-TIO2 dapat memberikan sifat fotokatalitik yang akan membantu mendegradasi senyawa yang telah teradsorp ke dalam adsorben. Ditambah lagi TiO2 juga memiliki sifat antibakteri yang memberikan inovasi tersendiri, sehingga membuat adsorben ini juga mampu membunuh bakteri patogen yang terkandung dalam air. Pembuatan CELL-TIO2 terbagi kedalam tiga tahapan. Tahap pertama adalah pelarutan serat selulosa dengan dengan metode “freeze-thawing” dengan larutan NaOH/urea sebagai solven. Proses thawing dilakukan dengan memanaskan larutan selulosa pada suhu 55˚C, sedangkan proses freezing dilakukan dengan mendinginkan larutan selulosa pada suhu -12˚C. Dalam proses thawing, dilakukan pengadukan cepat dan kuat supaya pelarutan terjadi dengan sempurna dan didapatkan larutan selulosa yang homogen. Selanjutnya, tahap kedua, nanopartikel TiO2 ditambahkan sebanyak 0,03%berat. Pengadukan dilakukan lebih lanjut selama 5 menit untuk menghomogenkan distribusi partikel TiO2 dalam larutan selulosa kental yang menyerupai gel. Tahap terakhir adalah tahap pentautan silang (crosslinking). Tahap ini dilakukan dengan menambahkan agen pentaut silang berupa epiklorohidrin sebanyak 7%berat. Selanjutnya hidrogel komposit dicetak dalam bentuk silinder dengan diameter 1 cm, dan dikonsolidasi dengan metode pemanasan uap pada suhu 60°C. CELL-TIO2 yang diperoleh kemudian dikeringkan dengan metode pengeringan beku sebelum dikemas dan siap dipasarkan. Produk adsorben CELL-TIO2 memiliki kemampuan penyerapan air limbah sebesar 34,28 mg/g yang terukur terhadap pewarna metilen biru.

Item Type: Monograph (Project Report (PKL, PKIPP, Magang D3, Praktik Kerja Profesi Apoteker, Profesi Guru, Profesi Ners dan Profesi Insiyur))
Department: S1 - Teknik Kimia
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Santoso, Shella Permatasari
NIDN0709119004
shella@ukwms.ac.id
Subjects: Engineering
Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Users 9194 not found.
Date Deposited: 30 Jan 2021 03:01
Last Modified: 30 Jan 2021 03:01
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/24725

Actions (login required)

View Item View Item