Perbedaan kemampuan sosial anak-anak sekolah dasar ditinjau dari persepsi anak terhadap pola disiplin orangtua

Lukitarini, Elok Tri (2005) Perbedaan kemampuan sosial anak-anak sekolah dasar ditinjau dari persepsi anak terhadap pola disiplin orangtua. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (307kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (264kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (404kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (180kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (340kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (219kB)
[thumbnail of LAMPIRAN]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (691kB) | Preview

Abstract

Masa anak-anak merupakan masa yang menyulitkan dimana anak-anak sudah memasuki usia sekolah dasar dan usia berkelompok. Dalam masa ini perhatian utama anak tertuju pada keinginan untuk diterima oleh teman-teman sebaya sebagai anggota kelompok, terutama kelompok yang bergengsi dalam pandangan teman-temannya. Oleh karena itu, anak ingin menyesuaikan diri dengan standar yang disetujui oleh kelompok dalam hal penampilan, cara berbicara dan berperilaku. Dalam pergaulannya, anak yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan akan mengalami perkembangan sosial yang matang. la mudah bergaul dan diterima oleh lingkungannya sebagai anak yang ramah dan menyenangkan. Sedangkan anak yang kurang mampu menyesuaikan diri dengan Iingkungan cenderung menampakkan sikap minder, senang mendominasi orang lain, agresif, egois, senang menyendiri, kurang memiliki perasaan tenggang rasa dan kurang mempedulikan nonna-norma norma norma dalam berperilaku. Oleh karena itu peran orangtua sangat penting, khususnya bagaimana cara orangtua menerapkan pola disiplin yang tepat bagi anak agar mereka mempunyai kemampuan sosial yang baik dan dapat diterima oleh lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan kemampuan sosial anak-anak sekolah dasar ditinjau dari persepsi anak terhadap pola disiplin orangtua. Subjek penelitian adalah siswa-siswi SDN Kalisari 1 Surabaya yang berusia sekitar 10-13 tahun, duduk di kelas 6, dan tinggal bersama kedua orangtua di Surabaya. Subjek yang diambil sebanyak 35 orang dengan teknik total population study. Metode pengumpulan data menggunakan skala yaitu skala kemampuan sosial dan skala pola disiplin orangtua. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan daJam penelitian ini adalah Analisis Varians Kruskal- Wallis. Hasil yang diperoleh adalah nilai kai kuadrat=10.062 dengan p<0.005 yang berarti hipotesis penelitian diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kemampuan social antara subjek dengan pola disiplin otoriter, demokratis dan permisif Kemampuan sosial terbaik terdapat pada kelompok anak yang mempersepsikan pola disiplin demokratis. Hal ini kemungkinan disebabkan orangtua yang menerapkan pola disiplin orangtuanya demokratis pada anak-anaknya menggunakan penjelasan, diskusi dan penalaran untuk membantu anak mengerti perilaku seperti apa yang diharapkan. Dengan adanya pemahaman tersebut anak belajar mengendalikan diri dan memahami orang lain sehingga anak menjadi terampil dalam membina hubungan sosial. Disarankan agar orangtua menempatkan pola disiplin yang demokratis karena persepsi terhadap pola disiplin ini dapat meningkatkan kemampuan sosial anak. Selain itu, disarankan agar penelitian selanjutnya memperbanyak jumlah subjek.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 11 Jun 2015 12:24
Last Modified: 11 Jun 2015 12:24
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2505

Actions (login required)

View Item View Item