Kajian literatur efektivitas dan keamanan insulin degludec pada pasien diabetes melitus

Atwinda, Estisan Septyana (2021) Kajian literatur efektivitas dan keamanan insulin degludec pada pasien diabetes melitus. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK - Estisan Atwinda.pdf

Download (754kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1 - Estisan Atwinda.pdf

Download (187kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2 - Estisan Atwinda.pdf
Restricted to Registered users only

Download (700kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3 - Estisan Atwinda.pdf
Restricted to Registered users only

Download (348kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4 - Estisan Atwinda.pdf
Restricted to Registered users only

Download (589kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5 - Estisan Atwinda.pdf

Download (437kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN - Estisan Atwinda.pdf
Restricted to Registered users only

Download (66kB) | Request a copy

Abstract

Diabetes melitus adalah kelompok penyakit metabolisme yang dikarakterisasi oleh hiperglikemia akibat dari efek sekresi insulin, atau karena kerja dari insulin maupun keduanya. Insulin degludec merupakan insulin kerja panjang generasi kedua, berbeda dengan insulin glargine dan insulin detemir yang merupakan insulin kerja panjang generasi pertama. Telah dikembangkannya insulin generasi kedua ini, memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam penentuan dosis dengan mempertahankan kontrol glikemik dan bermanfaat untuk pasien yang aktif dan memiliki aktivitas berat. Insulin degludec setelah injeksi subkutan, multi-heksamer insulinin degludec larut terbentuk di jaringan subkutan, dimana monomer secara perlahan dan diserap ke dalam sirkulasi sistemik. Distribusi insulin degludec memiliki waktu paruh insulin adalah 25 jam. Onset kerjanya dalam 30-90 menit, dan durasi kerjanya adalah lebih dari 42 jam. Metabolisme utama berada di ginjal. Metabolisme akan ditingkatkan saat melewati hati, dan dieksresi melalui urin 0,03 L/kg (2,1 L/jam pada 70 kg individu). Penelitian ini menggunakan database PUBMED dan strategi pencarian literatur menggunakan PICO dan Boolean Operator seperti and, or atau not. Literatur yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 19 jurnal. Data literatur dari 19 jurnal diekstraksi sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi beserta kelayakan data literatur dilihat dari segi efektivitas dan keamanan. Parameter keberhasilan dilihat dari menurunnya HbA1c, GDP, GDA, GD2PP dari hasil laboratorium awal. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa Insulin degludec efektif digunakan pada pasien diabetes melitus (diabetes melitus tipe 1, diabetes melitus tipe 2, diabetes melitus gestasional) baik dengan komplikasi ataupun tanpa komplikasi dengan dosis yang direkomendasikan yaitu 0,25 IU/kg – 0,55 IU/kg perhari, sehari satu kali. Efek samping mayor yang sering terjadi adalah hipoglikemia dan efek samping lain yang perlu diwaspadai adalah nasofaringitis dan efek samping ringan lain seperti nyeri punggung, lipodistrofi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Farmasi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Kasih, Elisabeth
NIDN0719048801
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Wilianto, Yufita Ratnasari
NIDN0718089402
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Insulin Degludec, Diabetes Melitus, HbA1c, GDP, GDA, GD2PP, Hipoglikemia
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Josefine Hira Eksi
Date Deposited: 31 Aug 2021 08:50
Last Modified: 31 Aug 2021 08:50
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/26150

Actions (login required)

View Item View Item