Laporan kerja praktek pembuatan nanofiber dari kulit pisang

Dewi, Komang Dhea Yuliana and Dewi, Maria Tiara Kurnia (2021) Laporan kerja praktek pembuatan nanofiber dari kulit pisang. Project Report (PKL, PKIPP, Magang D3, Praktik Kerja Profesi Apoteker, Profesi Guru, Profesi Ners dan Profesi Insiyur). Faculty of Engineering, Surabaya. (Submitted)

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK - Komang Dhea.pdf

Download (435kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB I - Komang Dhea.pdf

Download (118kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB II - Komang Dhea.pdf
Restricted to Registered users only

Download (197kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB III - Komang Dhea.pdf
Restricted to Registered users only

Download (738kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB IV - Komang Dhea.pdf

Download (133kB)

Abstract

Limbah kulit pisang yang semakin bertambah setiap harinya menjadi permasalahan bagi lingkungan. limbah kulit pisang mengandung selulosa dimana selulosa mempunyai kelarutan yang rendah sehingga sulit untuk memproses selulosa menjadi suatu produk. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kelarutan selulosa dilakukan proses asetilasi untuk mendapatkan produk selulosa asetat. Selulosa asetat merupakan turunan selulosa yang mempunyai potensi diaplikasikan dalam bidang medis dikarenakan sifatnya yang tidak beracun, biokompatibilitasnya yang tinggi, dan mudah terdegradasi secara alami. tetapi. Dalam laporan ini dipaparkan proses pembuatan selulosa asetat dari kulit pisang melalui proses pretreatment dengan melalui tahapan delignifikasi dan bleaching untuk mengisolasi selulosa dari kulit pisang dan dilanjutkan dengan aktivasi slurry dengan penambahan asam asetat untuk menyetarakan suasana dari bahan sebelum masuk ke proses asetilasi. Selanjutnya yaitu proses asetilasi untuk mengubah selulosa menjadi selulosa asetat dengan penambahan asam asetat, asam sulfat dan asetat anhidrida. Selanjutnya, selulosa asetat akan diperkecil ukurannya menjadi nanofiber melalui proses electrospinning sehingga menghasilkan selulosa asetat nanofiber. Selulosa asetat yang berukuran nano mempunyai biokompatibilitas yang lebih baik dibandingkan dengan ukuran micron dimana selulosa asetat nanofiber dapat diaplikasikan sebagai penghantar obat. Dalam laporan ini juga disajikan perhitungan dimensi dan desain reactor asetilasi sebagai tugas khusus. Jenis reaktor yang digunakan yaitu silinder tegak dengan tutup atas berbentuk datar dan tutup bawah berbentuk konis. Tangki dilengkapi dengan pengaduk jenis six-pitched blade 45˚ turbine dan bahan konstruksi yang digunakan yaitu Stainless Steel SA-238 Grade C. Reaktor tersebut memiliki dimensi volume 4,06 m3dan tinggi 11,08 ft.

Item Type: Monograph (Project Report (PKL, PKIPP, Magang D3, Praktik Kerja Profesi Apoteker, Profesi Guru, Profesi Ners dan Profesi Insiyur))
Department: S1 - Teknik Kimia
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Irawaty, Wenny
NIDN0702027301
UNSPECIFIED
Subjects: Engineering
Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Ana Pancaringtias
Date Deposited: 15 Dec 2021 01:48
Last Modified: 15 Dec 2021 01:48
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/26247

Actions (login required)

View Item View Item