Pola peresepan obat epilepsi di Poli Anak RSUD Kota Madiun Bulan Januari-Maret 2020

Widyaningrum, Retno Ayu (2021) Pola peresepan obat epilepsi di Poli Anak RSUD Kota Madiun Bulan Januari-Maret 2020. Diploma thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (810kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (255kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (183kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (265kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (199kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (265kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (437kB) | Request a copy

Abstract

Epilepsi merupakan penyakit yang kerap kali ditemukan di dunia. Epilepsi juga penyebab terbanyak morbiditas pada saraf anak, dan gangguan lainnnya seperti kesulitan dalam belajar, gangguan pada tumbuh anak, yang berpengaruh dalam hal menentukan kualitas hidup anak. Sebanyak 40% - 50% dari 700.000-1.400.000 kasus epilepsi terjadi pada anak-anak di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola peresepan obat epilepsi pada anak pasien rawat jalan di Poli Anak RSUD Kota Madiun. Penelitian dilakukan secara observasi deskriptif dengan metode pengambilan data retrospektif. Populasi penelitian adalah semua data rekam medik pasien anak rawat jalan yang terdiagnosa penyakit epilepsi di Poli Anak RSUD Kota Madiun yaitu sejumlah 40 pasien. Hasil analisis data menunjukkan bahwa jenis obat yang digunakan dalam terapi epilepsi pada pasien anak di Poli Anak RSUD Kota Madiun adalah Asam Valproat, Phenytoin, dan Fenobarbital. Persentase penggunaan Obat Anti Epilepsi (OAE) secara berturut-turut adalah Asam Valproat (97,5%), Phenytoin (20%), dan obat yang penggunaannya paling rendah adalah penggunaan obat Fenobarbital sebanyak 2,5%. Sedangkan obat karbamazepin tidak digunakan karena pemakaian Karbamazepin tingkat kegagalannya lebih tinggi dalam monoterapi epilepsi anak dan juga penggunaan karbamazepin dengan dosis yang berlebihan dapat menyebabkan toksisitas.

Item Type: Thesis (Diploma)
Department: D3 - Farmasi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Ganjari, Leo Eladisa
NIDN0725076402
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: pola peresepan obat, epilepsi pada anak, poli anak, rsud kota madiun
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Mathematics and Natural Sciences > PSDKU - Pharmacy Diploma Study Program
Depositing User: Agnes Dewi Karuniasari Wibisono
Date Deposited: 12 Oct 2021 06:21
Last Modified: 22 Oct 2021 06:34
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/27003

Actions (login required)

View Item View Item