Gambaran penggunaan obat tukak peptik pada rawat jalan Poli Penyakit Dalam di Rumah Sakit Islam At-tin Husada Ngawi Periode Oktober-Desember 2020

Lofiona, Reski (2021) Gambaran penggunaan obat tukak peptik pada rawat jalan Poli Penyakit Dalam di Rumah Sakit Islam At-tin Husada Ngawi Periode Oktober-Desember 2020. Diploma thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (116kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (174kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (137kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (153kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (25kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (768kB) | Request a copy

Abstract

Tukak peptik merupakan salah satu dari 10 penyakit terbesar dalam rawat inap di Indonesia dengan prevalensi yang tinggi menurut WHO. Tukak peptik berada di posisi 7 dari 10 besar penyakit tertinggi periode oktober-desember 2020 dan penggunaan obat tukak peptik di RSI At-tin Husada Ngawi meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat tukak peptik di rawat jalan poli penyakit dalam di RSI At-tin Husada Ngawi periode Oktober-Desember 2020 dengan metode non-eksperimental. Data diambil secara retrospektif dari data rekam medik dengan data penggunaan obat tukak peptik, dan metode analisis bersifat deskriptif. Subjek penelitian yang digunakan adalah pasien dewasa yang menerima terapi tukak peptik periode Oktober-Desember 2020. Pada penelitian ini menggunakan data sebanyak 152 kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tukak peptik banyak ditemukkan pada rentang usia 45-64 tahun, sebanyak 89 kasus atau 58,55%. Berdasarkan 152 kasus bahwa tukak peptik lebih banyak ditemukan pada pasien perempuan sebanyak 82 kasus atau 53,95%. Rata-rata penggunaan obat tukak peptik sebesar 1,74. Berdasarkan 45 kasus penggunaan obat tunggal, sebanyak 29 kasus atau 64,44% menggunakan obat golongan PPI. Sedangkan dari 107 kasus pemberian terapi kombinasi obat terbanyak yaitu kombinasi PPI dan Antasida sebanyak 25 kasus atau sebesar 23,36%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Department: D3 - Farmasi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Purwanto, Agus
NIDN0717086401
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: tukak peptik, penggunaan obat, rsi at-tin husada ngawi
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Mathematics and Natural Sciences > PSDKU - Pharmacy Diploma Study Program
Depositing User: Agnes Dewi Karuniasari Wibisono
Date Deposited: 13 Oct 2021 03:28
Last Modified: 13 Oct 2021 03:28
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/27019

Actions (login required)

View Item View Item