Efektivitas ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera L.) terhadap penurunan kadar asam urat pada mencit (Mus muculus)

Rahmadhani, Riska Putri (2021) Efektivitas ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera L.) terhadap penurunan kadar asam urat pada mencit (Mus muculus). Diploma thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (967kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (91kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (250kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (320kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (438kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf

Download (304kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (521kB) | Request a copy

Abstract

Asam urat merupakan hasil metabolisme akhir dari purin. Hiperurisemia terjadi karena mengkonsumsi makanan tinggi purin yang berlebih. Daun kelor (Moringa oleifera L.) diketahui mengandung flavonoid yang dapat menghambat enzim xantin oksidase sehingga mengurangi pembentukan asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun kelor terhadap penurunan kadar asam urat pada mencit yang dibuat dalam kondisi hiperurisemia, dengan induksi jus hati ayam selama 7 hari. Metode ekstraksi yang digunakan adalah soxhletasi. Serta menggunakan metode eksperimental dengan 25 mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif yang diberi suspensi CMC-Na, kelompok kontrol positif diberi suspensi allopurinol, kelompok ekstrak etanol daun kelor dosis 0,49 mg/kgBB, 0,98 mg/kgBB dan kelompok dosis 1,54 mg/kgBB. Pengukuran kadar asam urat dilakukan sebelum induksi hiperurisemia, setelah induksi hiperurisemia dan setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar asam urat yang paling tinggi terdapat pada kelompok dosis 1,54 mg/kgBB (2,4 mg/dL), dosis 0,98 mg/kgBB (2,4 mg/ dL) dan kelompok dosis 0,49 mg/kgBB (2,2 mg/ dL). Berdasarkan rata-rata penurunan kadar asam urat tersebut, menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kelor mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kadar asam urat pada mencit, dan berpotensi sebagai obat antihiperurisemia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Department: D3 - Farmasi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Ganjari, Leo Eladisa
NIDN0725076402
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: antihiperurisemia, daun kelor, soxhletasi, mencit
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Mathematics and Natural Sciences > PSDKU - Pharmacy Diploma Study Program
Depositing User: Agnes Dewi Karuniasari Wibisono
Date Deposited: 13 Oct 2021 05:42
Last Modified: 13 Oct 2021 05:42
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/27024

Actions (login required)

View Item View Item