Analisis efektivitas mesin drawing dengan metode overall equipment effectiveness (OEE), six big losses, dan failure mode & effect analysis (FMEA)

Stanley, Jonathan (2021) Analisis efektivitas mesin drawing dengan metode overall equipment effectiveness (OEE), six big losses, dan failure mode & effect analysis (FMEA). Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (46kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (373kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (552kB) | Request a copy

Abstract

Mesin dengan efektivitas yang rendah menyebabkan kinerja yang tidak maksimal bahkan dapat memberikan dampak buruk bagi finansial perusahaan sehingga perlu untuk perusahaan mengukur efektivitas mesin. Selama PT Surabaya Wire berdiri belum pernah ada pengukuran efektivitas mesin sehingga penelitian ini dilakukan sebagai penelitian pertama terhadap efektivitas mesin. Penelitian yang dilakukan pada mesin tarik (MT) kawat bendrat nomor 18 dan 29 di PT Surabaya Wire ini bertujuan untuk mengukur dan membandingkan tingkat OEE dari kedua mesin dan mengidentifikasi faktor penyebab kritis rendahnya OEE pada kedua mesin serta usulan perbaikan untuk mengatasi faktor kritis. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan strategi survei dan metode pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), six big losses, dan Failure Mode & Effect Analysis (FMEA) sebagai instrumen analisis data. Hasil penelitian menunjukkan MT 18 memiliki efektivitas yang lebih baik dengan nilai OEE 72,77% sementara MT 29 memiliki OEE sebesar 56,94%. Hasil FMEA menunjukkan potential failure setup awal produksi yang lama dan kawat putus akibat variansi yang tinggi sebagai potential failure kritis pada MT 18 dan 29, ditambah dengan potential failure menunggu dies baru sebagai potential failure kritis pada MT 29. Rumusan perbaikan yang diusulkan adalah: (1) Melakukan incoming inspection. (2) Menjadwalkan pengecekan dan pemeliharaan yang lebih intens. (3) Menambah tenaga kerja.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Teknik Industri
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Mulyono, Julius
NIDN0727047204
juliusnyamulyono@ukwms.ac.id
Thesis advisor
Laurentinus, Hadi Santosa
NIDN0727105901
hadi-s@ukwms.ac.id
Uncontrolled Keywords: Efektivitas mesin, overall equipment effectiveness (OEE), six big losses, failure mode & effect analysis (FMEA).
Subjects: Engineering
Engineering > Industrial Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Industrial Engineering Study Program
Depositing User: Jonathan Stanley
Date Deposited: 05 Jan 2022 00:43
Last Modified: 05 Jan 2022 00:43
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/27792

Actions (login required)

View Item View Item