Analisis perbandingan efektivitas mesin CNC 5 Axis dengan metode OEE & ORE, serta analisis operator yang optimal dengan metode random servicing di PT. Tjakrindo Mas

Tanjaya, Stanley (2021) Analisis perbandingan efektivitas mesin CNC 5 Axis dengan metode OEE & ORE, serta analisis operator yang optimal dengan metode random servicing di PT. Tjakrindo Mas. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (410kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (119kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (128kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (416kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (596kB) | Request a copy
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (713kB) | Request a copy

Abstract

PT. Tjakrindo Mas merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di industri furniture untuk ruang tidur, ruang makan, dan ruang keluarga yang menggunakan bahan baku kayu sebagai bahan baku utama. PT.Tjakrindo Mas sendiri berlokasi di Jl. Raya Kepatihan No.168A. Dalam kegiatan magang yang dilakukan adalah untuk mengamati mesin CNC 5 Axis selama lima minggu dari tanggal 24 Agustus 2021 sampai dengan tanggal 26 September 2021 selama 2 shift. Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) digunakan untuk mengetahui kinerja mesin CNC 5 Axis berdasarkan nilai availability, performance, dan quality rate. Lalu hasil dari pengolahan data selama lima minggu menghasilkan nilai OEE sebesar 35,25%. Kemudian menghitung kinerja mesin CNC 5 Axis menggunakan metode ORE dengan tujuh idikator yaitu readiness, availability of facility, changeover effectiveness, availability of material, availability of manpower, performance efficiency, dan quality rate, didapatkan nilai pengolahan data ORE selama lima minggu sebesar 30.22%. Lalu perbandingan antara nilai OEE dan nilai ORE yang menunjukkan nilai ORE yang lebih rendah, hal ini dikarenakan perhitungan metode ORE lebih rinci dibandingkan perhitungan metode OEE, dan perhitungan metode ORE merupakan pengembangan dari perhitungan metode OEE. Jumlah operator yang optimal dan dapat ditugaskan ke sejumlah mesin dengan biaya yang minimum adalah sebanyak 8 operator untuk 8 Mesin CNC kelompok satu dengan biaya yang dikeluarkan adalah sebesar Rp. 1,292.18 perunit. Kelompok dua diperlukan 4 operator untuk 4 mesin CNC dengan biaya sebesar Rp. 4,920.96 perunit, dan kelompok tiga menempatkan 5 operator untuk 5 mesin CNC dengan biaya sebesar Rp.1,828.59 perunit.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Teknik Industri
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Sianto, Martinus Edy
NIDN0710047201
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Santosa, Hadi
NIDN0727105901
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Overall equipment effectiveness, overall resource effectiveness, random servicing.
Subjects: Engineering
Engineering > Industrial Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Industrial Engineering Study Program
Depositing User: Stanley Tanjaya
Date Deposited: 07 Jan 2022 06:55
Last Modified: 07 Jan 2022 06:55
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/27916

Actions (login required)

View Item View Item