Prarencana Pabrik Suplemen Bawang Putih dengan sistem lepas lambat

Kurniawan, Hendy and Faisal, . (2009) Prarencana Pabrik Suplemen Bawang Putih dengan sistem lepas lambat. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (295kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (282kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (129kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (135kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (160kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (195kB)
[thumbnail of BAB 6] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (227kB)
[thumbnail of BAB 7] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (188kB)
[thumbnail of BAB 8] Text (BAB 8)
BAB 8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (437kB)
[thumbnail of BAB 9] Text (BAB 9)
BAB 9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (251kB)
[thumbnail of BAB 10]
Preview
Text (BAB 10)
BAB 10.pdf

Download (169kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN]
Preview
Text (LAMPIRAN)
TAMBAH.pdf

Download (66kB) | Preview

Abstract

Perkembangan era globalisasi meningkatkan persaingan kerja baik di dalam negeri maupun global. Persaingan ini memicu timbulnya budaya workaholic di dalam masyarakat. Bangsa Indonesia harus siap menghadapi era globalisasi terutama dalam segi kesehatan. Suplemen makanan merupakan salah satu contoh produk alternatif untuk menjaga kesehatan selain vitamin. Namun perbedaan antara suplemen makanan dengan vitamin, dapat dilihat dari kandungan zat yang dimilikinya. Vitamin C seringkali dipakai menjaga stamina dan kebugaran tubuh, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sedangkan suplemen makanan memiliki kandungan gizi yang lebih komplit dibandingkan vitamin C dan juga memiliki kegunaan di dalam mencegah serta menyembuhkan penyakit, selain itu juga berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta menjaga kebugaran dan stamina tubuh. Salah satu bahan baku yang dapat digunakan sebagai suplemen makanan adalah bawang putih, yang telah dikenal sejak dulu hingga sekarang karena memiliki berbagai manfaat seperti obat¬obatan, meningkatkan stamina dan sistem kekebalan tubuh. Lokasi pra rencana Pabrik Suplemen Makanan Bawang Putih dengan Sistem Lepas Lambat dipilih di daerah Mangkang-Semarang, Jawa Tengah. Semarang sebagai ibu kota propinsi Jawa Tengah merupakan sebuah kota besar dengan berbagai fasilitas umum. Banyaknya perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, dengan prestasi yang bagus merupakan sumber tenaga kerja terdidik yang diperlukan di pabrik ini. Selain itu, daerah LIK di Mangkang-Semarang berdekatan dengan jalan bebas hambatan (Tol). Jalan bebas hambatan ini terhubung dengan daerah pelabuhan internasional Tanjung Mas dan juga menghubungkan Semarang dengan kota lain di Pulau Jawa. Kondisi ini akan mempermudah pemasokan bahan seperti Kollidon® SR yang dibeli secara impor dari luar negeri (China) dan juga mempermudah pemasaran produk ke kota lain. Proses pembuatan suplemen makanan bawang putih ini terdiri dari 2 proses yaitu proses pembuatan bubuk bawang putih dan proses pembentukan suplemen makanan bawang putih menjadi tablet lepas lambat. Proses pembuatan bubuk bawang putih bertujuan untuk mengubah bawang putih menjadi bubuk bawang putih yang mengandung senyawa allin. Setelah bubuk bawang putih telah terbentuk, proses selanjutnya yaitu pencampuran bubuk bawang putih dengan bahan bahan lain dan dilanjutkan dengan proses pengempaan campuran tersebut menjadi tablet suplemen makanan dengan sistem lepas lambat. Dari hasil analisa ekonomi dengan metode Discounted Cash Flow Rate of Equity (ROE) sebelum pajak : 85,2 % Rate of Equity (ROE) setelah pajak : 52,9 % Rate of Return Investment (ROR) sebelum pajak : 72,7 % Rate of Return Investment (ROR) setelah pajak : 43,7 % Pay Out Time (POT) sebelum pajak : 2 tahun 1 bulan Pay Out Time (POT) setelah pajak : 2 tahun 6 bulan Break Even Point (BEP) : 52,86 % Dengan mempertimbangkan segi teknis maupun segi ekonomi, maka pabrik ini dinyatakan layak untuk didirikan di Indonesia.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Engineering" not defined]
Subjects: Engineering
Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 04 Jan 2016 06:39
Last Modified: 07 Jan 2016 06:29
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3839

Actions (login required)

View Item View Item