Pengaruh matriks guar gum terhadap profil pelepasan in vitro nifedipin dalam bentuk tablet lepas lambat

Chendra, Jeanny Hartono (2009) Pengaruh matriks guar gum terhadap profil pelepasan in vitro nifedipin dalam bentuk tablet lepas lambat. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (93kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (527kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (193kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (183kB)
[thumbnail of BAB 5]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (87kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Nifedipin adalah obat antihipertensi penghambat kanal kalsium. Nifedipin disarankan untuk diberikan dalam bentuk tablet lepas lambat untuk menghindari fluktuasi dalam darah. Untuk itu dilakukan penelitian tentang “ Pengaruh Matriks Guar Gum Terhadap Profil Pelepasan In Vitro Nifedipin dalam Bentuk Tablet Lepas Lambat”. Dalam penelitian ini, matriks yang digunakan adalah guar gum, dimana dapat membentuk viscous gel sehingga menghambat pelepasan obat dari tablet lepas lambat nifedipin. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pelepasan in vitro tablet lepas lambat nifedipin yang menggunakan matriks guar gum dalam berbagai konsentrasi. Pada penelitian ini, dibuat empat formula. Konsentrasi guar gum yang digunakan pada tiap formula berbeda-beda. Formula A tidak mengandung guar gum, formula B mengandung guar gum 10% (b b ), formula C mengandung guar gum 20% (b b ), dan formula D mengandung guar gum 30%(b b ). Tablet dibuat dengan metode granulasi basah dan dilakukan uji pelepasan secara in vitro. Parameter pelepasan yang digunakan adalah persyaratan pelepasan menurut Banakar, nilai %ED360, Kdisolusi, mekanisme pelepasan menurut nilai eksponensial difusi serta orde kinetika pelepasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula D memiliki efek penghambatan pelepasan obat terbesar, dengan jumlah obat yang terlepas 47,29% setelah 360 menit dan nilai %ED360 adalah 29,89%. Sedangkan formula A kurang dapat menghambat pelepasan obat dibandingkan formula lainnya. Disimpulkan bahwa pelepasan obat dipengaruhi oleh matriks guar gum. Formula dengan guar gum 20%(b b ) menunjukkan pelepasan yang paling baik dibandingkan dengan formula yang lain.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: Lepas lambat; guar gum; nifedipin.
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Vincentius Widya Iswara
Date Deposited: 10 Dec 2014 05:28
Last Modified: 10 Dec 2014 05:28
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/643

Actions (login required)

View Item View Item