Analisis framing pemberitaan Budi Gunawan dalam majalah berita mingguan Tempo

Pardede, Hanna Amanda Quency (2016) Analisis framing pemberitaan Budi Gunawan dalam majalah berita mingguan Tempo. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAKSI.pdf

Download (913kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (256kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (479kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (142kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (940kB)
[thumbnail of BAB 5]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V.pdf

Download (207kB) | Preview

Abstract

Awal pemerintahan Jokowi di tahun 2015 dilanda konflik antara KPK dan Polri. Hal ini berawal dari penetepan status tersangka kepada Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri. Penetapan status tersangka ini berawal dari kasus gratifikasi yang meliputi rekening gendut Budi Gunawan. Jarak pencalonan Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri terbilang cepat dan menghilangkan beberapa prosedur dalam pencalonan seharusnya dilakukan. Salah satu hal yang mendukung pencalonan ini adalah kedekatan Budi Gunawan dengan Megawati Soekarnoputri. Budi Gunawan pernah menjadi ajudan Megawati pada tahun 1999 hingga 2004. Melihat posisi Megawati sebagai Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hal ini menjadi sangat penting dengan pencalonan tunggal Budi Gunawan. Dalam penelitian ini pemberitaan pencalonan tunggal Budi Gunawan akan dilihat pada majalah berita mingguan Tempo dengan menggunakan metode framing milik Gamson. Alasan peneliti memilih Tempo karena laporan utama Tempo memilik “judgement” yang lebih berat dibanding pemberitaan regular majalah Tempo. Hasil dari penelitian mengenai pencalonan tunggal Budi Gunawan akan menunjukkan bagaimana Tempo membingkai pemberitaan tersebut. Bingkai yang dihasilkan tidak lepas dari ideologi Tempo. Tempo dengan jurnalisme independennya tidak mendukung pencalonan tunggal Budi Gunawan. Tempo membingkai pencalonan ini sebagai sesuatu yang dipaksakan dan sarat akan lobi politik. Hal ini terlihat ketika Tempo menuliskan rekam jejak Budi Gunawan yang dipenuhi kasus gratifikasi ditambah Tempo menuliskan kegelisahan Presiden Jokowi di bawah tekanan partai pendukung hingga akhirnya memutuskan untuk menunda pelantikan Budi Gunawan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Communication Science" not defined]
Uncontrolled Keywords: Pencalonan Tunggal Budi Gunawan, Framing Gamson, Ideologi media, Tempo
Subjects: Communication Science
Divisions: Faculty of Communication Science > Communication Science Study Program
Depositing User: Users 3057 not found.
Date Deposited: 15 Jul 2016 08:20
Last Modified: 15 Jul 2016 08:20
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/7050

Actions (login required)

View Item View Item